Program Guru Juara: Tingkatkan Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa Indonesia
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 17:11 WIB
Guru Juara adalah program pelatihan untuk sekolah dan guru di seluruh Indonesia pada 5 tingkat pendidikan (SMA/MA, SMK/STM, SMP/MTS, SD/MI, dan TK/PAUD) – secara online, yang mengacu pada Teaching Mastery Framework (TMF), sebuah kerangka ajar untuk meningkatkan kompetensi guru.
Biasanya, masyarakat mengenal konsep pelatihan untuk pengembangan profesionalitas guru secara berkelanjutan, yakni dengan guru datang ke sekolah-sekolah dan mengikuti pelatihan, kini Guru Juara yang akan menjadi wadah pelatihan tersebut, namun tetap tidak melupakan dasar pembangunan budaya belajar di lingkungan sekolah.
Baca juga: 2 Mahasiswi Indonesia Raih Generation Google Scholarship
Direktur HAFECS, Dr. Zulfikar Alimuddin, B. Eng, MM, menjelaskan Teaching Mastery Framework (TMF) sebagai kurikulum utama Program Guru Juara dapat meningkatkan kompetensi pengajaran guru mata pelajaran, kualitas proses belajar siswa di sekolah, dan kualitas hasil belajar siswa, terutama kemampuan literasi dan numerasi.
“Karena tujuan jangka pendek kami adalah membentuk pola pengembangan keterampilan mengajar para guru, yang berorientasi pada peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa, sehingga target jangka panjangnya ialah memperbaiki tingkat literasi dan numerasi para siswa Indonesia, sebagai prasyarat kemajuan masyarakat abad ke-21,” ungkap Zulfikar.
Biasanya, masyarakat mengenal konsep pelatihan untuk pengembangan profesionalitas guru secara berkelanjutan, yakni dengan guru datang ke sekolah-sekolah dan mengikuti pelatihan, kini Guru Juara yang akan menjadi wadah pelatihan tersebut, namun tetap tidak melupakan dasar pembangunan budaya belajar di lingkungan sekolah.
Baca juga: 2 Mahasiswi Indonesia Raih Generation Google Scholarship
Direktur HAFECS, Dr. Zulfikar Alimuddin, B. Eng, MM, menjelaskan Teaching Mastery Framework (TMF) sebagai kurikulum utama Program Guru Juara dapat meningkatkan kompetensi pengajaran guru mata pelajaran, kualitas proses belajar siswa di sekolah, dan kualitas hasil belajar siswa, terutama kemampuan literasi dan numerasi.
“Karena tujuan jangka pendek kami adalah membentuk pola pengembangan keterampilan mengajar para guru, yang berorientasi pada peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa, sehingga target jangka panjangnya ialah memperbaiki tingkat literasi dan numerasi para siswa Indonesia, sebagai prasyarat kemajuan masyarakat abad ke-21,” ungkap Zulfikar.
Lihat Juga :