Mahasiswa UB Rancang Teknologi untuk Bantu Produksi Jamur Tiram
Jum'at, 20 Agustus 2021 - 16:04 WIB
Hal ini menyebabkan suhu dan kelembaban ruang tumbuh jamur berfluktuasi serta debit air yang diterima pada setiap baglog berbeda sehingga menyebabkan jamur tumbuh tidak baik.
Berkomitmen untuk mendukung produksi jamur tiram secara kontinyu baik secara kualitas dan kuantitas, lima mahasiswa UB dari Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik berkolaborasi dalam merancang dan menerapkan teknologi otomatisasi penyiraman jamur tiram bernama Penyiraman Jamur Tiram secara Otomatis atau PETAJATIS.
Baca juga: Tanoto Foundation Buka Pendaftaran Beasiswa Kepemimpinan TELADAN 2022, Segera Daftar!
Vanda Inayah Oktavia Mayang, Irmadinza Citrasanty Putri, Wulan Permatasari, Akmal Berlian Rinaldi, dan Azzam Rasyiq El-Faraby.
Teknologi otomatisasi pengendali sprayer berbasis Internet of Things ini memanfaatkan ESP8266 sebagai komponen IoT yang dihubungkan dengan sensor suhu dan kelembapan sehingga pompa air dan compact room heater bekerja secara otomatis.
Berkomitmen untuk mendukung produksi jamur tiram secara kontinyu baik secara kualitas dan kuantitas, lima mahasiswa UB dari Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik berkolaborasi dalam merancang dan menerapkan teknologi otomatisasi penyiraman jamur tiram bernama Penyiraman Jamur Tiram secara Otomatis atau PETAJATIS.
Baca juga: Tanoto Foundation Buka Pendaftaran Beasiswa Kepemimpinan TELADAN 2022, Segera Daftar!
Vanda Inayah Oktavia Mayang, Irmadinza Citrasanty Putri, Wulan Permatasari, Akmal Berlian Rinaldi, dan Azzam Rasyiq El-Faraby.
Teknologi otomatisasi pengendali sprayer berbasis Internet of Things ini memanfaatkan ESP8266 sebagai komponen IoT yang dihubungkan dengan sensor suhu dan kelembapan sehingga pompa air dan compact room heater bekerja secara otomatis.
Lihat Juga :