Sintia Rahmah, Mahasiswa UMM yang Miliki 17 Medali Taekwondo
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 13:48 WIB
Sintia Rahmah, salah satu mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses raih belasan medali kejuaraan olahraga taekwondo. Foto/Dok/UMM
JAKARTA - Berawal dari keisengannya, kini Sintia Rahmah, salah satu mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses raih belasan medali kejuaraan olahraga taekwondo. Sintia, sapaan akrabnya mengungkapkan bahwa ia telah mendalami taekwondo sejak kelas tiga Sekolah Dasar (SD). Pada saat itu, seni bela diri asal Korea ini sangat terkenal dan menjadi ektrakulikuler di sekolahnya.
“Saya dasarnya memang anak yang aktif dan suka sengan bidang olahraga. Sebelum ikut taekwondo , saya sempat ikut sepak bola. Namun ketika seni bela diri taekwondo makin terkenal, semua orang ingin mencoba cabang olahraga tersebut. Bahkan kakak dan adik saya juga mendaftar taekwondo di sekolah masing-masing,” ujar mahasiswa asal Kalimantan Tengah tersebut.
Baca juga: 6 Dosen UNS Jadi Pelatih Atlet Tim Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020
Sejak saat itu, Sintia mulai menekuni taekwondo dengan serius. Ia mulai mengikuti berbagai perlombaan taekwondo baik di tingkat provinsi, nasional, sampai ke internasional. Apalagi saat ia menjadi mahasiswa di UMM. Berbagai info perlombaan yang melimpah dari UMM membuatnya terus menerus mengikuti kejuaraan satu persatu. Ia pun seringkali memenangkannya baik secara tim maupun individu. Sebut saja Bandung International E-Poomsae Tournament dan Online Indonesia International Biho President Cup yang ia raih pada tahun ini.
Mahasiswa Fakultas Hukum ini juga sempat menceritakan pengalaman cederanya ketika mengikuti pertandingan. Saat itu pertandingan pertamanya sebagai seorang mahasiswa. Ia harus mengalami patah tulang di bagian hidung. Sintia harus menerima selama beberapa minggu agar bisa kembali beraktivitas seperti biasa.
“Saya dasarnya memang anak yang aktif dan suka sengan bidang olahraga. Sebelum ikut taekwondo , saya sempat ikut sepak bola. Namun ketika seni bela diri taekwondo makin terkenal, semua orang ingin mencoba cabang olahraga tersebut. Bahkan kakak dan adik saya juga mendaftar taekwondo di sekolah masing-masing,” ujar mahasiswa asal Kalimantan Tengah tersebut.
Baca juga: 6 Dosen UNS Jadi Pelatih Atlet Tim Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020
Sejak saat itu, Sintia mulai menekuni taekwondo dengan serius. Ia mulai mengikuti berbagai perlombaan taekwondo baik di tingkat provinsi, nasional, sampai ke internasional. Apalagi saat ia menjadi mahasiswa di UMM. Berbagai info perlombaan yang melimpah dari UMM membuatnya terus menerus mengikuti kejuaraan satu persatu. Ia pun seringkali memenangkannya baik secara tim maupun individu. Sebut saja Bandung International E-Poomsae Tournament dan Online Indonesia International Biho President Cup yang ia raih pada tahun ini.
Mahasiswa Fakultas Hukum ini juga sempat menceritakan pengalaman cederanya ketika mengikuti pertandingan. Saat itu pertandingan pertamanya sebagai seorang mahasiswa. Ia harus mengalami patah tulang di bagian hidung. Sintia harus menerima selama beberapa minggu agar bisa kembali beraktivitas seperti biasa.
Lihat Juga :