Tips Ciptakan Pola Belajar Interaktif untuk Generasi Z
Selasa, 02 November 2021 - 18:37 WIB
Anak-anak di generasi Z dianggap lebih mandiri dan suka tantangan. Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - Terlahir di era derasnya arus informasi dan pesatnya perkembangan teknologi, Gen-Z menuntut para guru untuk mengeksplorasi cara-cara belajar dengan tren terkini. Berikut ini beberapa tips yang bisa digunakan guru untuk menciptakan pola belajar interaktif bagi Gen-Z
Generasi Z adalah golongan anak-anak yang terlahir di tahun 1995-2000. Generasi ini terlahir di era derasnya arus informasi dan pesatnya perkembangan teknologi . Beberapa karakteristik generasi Z cukup berbeda dibandingkan generasi lainnya, misalnya pada pola pikir yang cenderung lebih kritis, lebih kreatif, dan lebih terbuka.
Baca juga: 8 Rekomendasi Jurusan Bahasa yang Menjanjikan untuk Karier Masa Depan
Anak-anak di generasi ini juga dianggap lebih mandiri dan suka tantangan. Dengan karakteristik yang berbeda, sistem belajar yang dapat diterapkan pada anak-anak ini juga menjadi berbeda.
Mengutip lokakarya bertajuk “Merancang Pembelajaran Efektif untuk Generasi Z” yang diadakan oleh platform pendidikan Zenius melalui kolaborasi antara Zenius untuk Guru (Zenru) bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, penerapan metode belajar yang menekankan pada interaksi dan kolaborasi adalah gaya belajar yang direkomendasikan untuk generasi Z.
Para guru dan tenaga pengajar diharapkan untuk siap mengeksplorasi cara-cara belajar dengan tren terkini, terbuka pada diskusi, dan jauh dari kesan otoriter.
Baca juga: 10 Prospek Pekerjaan bagi Mahasiswa Lulusan Ilmu Komunikasi, Nomor 4 Paling Keren
Generasi Z adalah golongan anak-anak yang terlahir di tahun 1995-2000. Generasi ini terlahir di era derasnya arus informasi dan pesatnya perkembangan teknologi . Beberapa karakteristik generasi Z cukup berbeda dibandingkan generasi lainnya, misalnya pada pola pikir yang cenderung lebih kritis, lebih kreatif, dan lebih terbuka.
Baca juga: 8 Rekomendasi Jurusan Bahasa yang Menjanjikan untuk Karier Masa Depan
Anak-anak di generasi ini juga dianggap lebih mandiri dan suka tantangan. Dengan karakteristik yang berbeda, sistem belajar yang dapat diterapkan pada anak-anak ini juga menjadi berbeda.
Mengutip lokakarya bertajuk “Merancang Pembelajaran Efektif untuk Generasi Z” yang diadakan oleh platform pendidikan Zenius melalui kolaborasi antara Zenius untuk Guru (Zenru) bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, penerapan metode belajar yang menekankan pada interaksi dan kolaborasi adalah gaya belajar yang direkomendasikan untuk generasi Z.
Para guru dan tenaga pengajar diharapkan untuk siap mengeksplorasi cara-cara belajar dengan tren terkini, terbuka pada diskusi, dan jauh dari kesan otoriter.
Baca juga: 10 Prospek Pekerjaan bagi Mahasiswa Lulusan Ilmu Komunikasi, Nomor 4 Paling Keren
Lihat Juga :