Rektor Unkris Ungkap 4 Kunci Menjadi SDM Unggul
Kamis, 11 November 2021 - 11:46 WIB
Hal senada juga disampaikan Wakil Rektor 3 Unkris Parbuntian Sinaga. Menurutnya, kreativitas selalu berkaitan dengan tiga faktor yakni pikiran (kognitif), perasaan (afektif), dan ketrampilan (psikomotorik). Pikiran menyangkut imajinasi, persepsi dan nalar yang dimiliki mahasiswa. Lalu jika berbicara masalah perasaan akan berkaitan dengan emosi, estetika, dan harmonisasi. Pada faktor keterampilan, melekat bakat, minat serta pengalaman dari masing-masing individu mahasiswa.
"Agar mahasiswa dapat mencapai level kreativitas, maka ketiga faktor tersebut harus dikembangkan secara optimal," kata Sinaga.
Baca juga: Unkris Kembali Miliki Gedung di Jantung Ibu Kota Jakarta
Ia juga meminta mahasiswa memanfaatkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di kampus agar dapat mengasah daya kreativitasnya. Melalui aktivitas di UKM, diharapkan ketika mahasiswa lulus, tidak sekadar menjadi pencari lapangan kerja, tetapi sebaliknya, lulusan Unkris harus mampu menciptakan atau membuka lapangan kerja.
Dalam kesempatan yang sama Ketua LPKK Unkris Susetya Herawati mengatakan, Unkris terus berupaya menumbuhkan budaya baru yakni bagaimana menggerakkan mahasiswa agar menjadi lebih kreatif dan inovatif tanpa meninggalkan bidang keilmuannya.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Wakil Rektor 1 untuk menyinergikan mata kuliah MKDU dengan program kreativitas mahasiswa," katanya.
Herawati menyebut harmonisasi mata kuliah MKDU dengan program kreativitas ini sudah diimplementasikan melalui pembentukan Inkubator Bisnis Unkris HIMPI PT. Inkubator ini diharapkan dapat menjadi kawah candradimukanya para mahasiswa untuk menggodok jiwa kewirausahaan.
"Agar mahasiswa dapat mencapai level kreativitas, maka ketiga faktor tersebut harus dikembangkan secara optimal," kata Sinaga.
Baca juga: Unkris Kembali Miliki Gedung di Jantung Ibu Kota Jakarta
Ia juga meminta mahasiswa memanfaatkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di kampus agar dapat mengasah daya kreativitasnya. Melalui aktivitas di UKM, diharapkan ketika mahasiswa lulus, tidak sekadar menjadi pencari lapangan kerja, tetapi sebaliknya, lulusan Unkris harus mampu menciptakan atau membuka lapangan kerja.
Dalam kesempatan yang sama Ketua LPKK Unkris Susetya Herawati mengatakan, Unkris terus berupaya menumbuhkan budaya baru yakni bagaimana menggerakkan mahasiswa agar menjadi lebih kreatif dan inovatif tanpa meninggalkan bidang keilmuannya.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Wakil Rektor 1 untuk menyinergikan mata kuliah MKDU dengan program kreativitas mahasiswa," katanya.
Herawati menyebut harmonisasi mata kuliah MKDU dengan program kreativitas ini sudah diimplementasikan melalui pembentukan Inkubator Bisnis Unkris HIMPI PT. Inkubator ini diharapkan dapat menjadi kawah candradimukanya para mahasiswa untuk menggodok jiwa kewirausahaan.
Lihat Juga :