FSRD IKJ Gelar Pameran Virtual Face to Face

Kamis, 25 November 2021 - 21:34 WIB


Peserta pameran adalah Danny Yuwanda Gazewanny, Tri Aru Wiratno, Boedhatmaka Darsono, Guntur Wibowo, Lucky Wijayanti, Oky Arfie Hutabarat, Walid Syarthowi Basmalah, Bambang Tri Rahadian, Saut Irianto Manik, Nicholas Wila Adi Pratama, Budi PM Tobing, Hilman Syafriadi, Ehwan Kurniawan, Rasuardie, dan Saut Miduk Togatorop.

Kurator Asep Topan menjelaskan, face to face atau diartikan sebagai tatap muka yang telah mengalami pergeseran makna saat pandemi Covid-19. "Proses interaksi face to face yang sebelumnya diartikan secara harfiah, telah beralih menjadi makna konotatif yang dilakukan tanpa pertemuan fisik atau tatap muka. Baik dalam proses belajar mengajar, ataupun interaksi sosial pada umumnya," katanya.

Dengan adanya pembatasan pergerakan manusia untuk mengatasi pandemi Covid-19, umumnya pertemuan tatap muka dilakukan secara daring. Internet telah menjadi alat penting bagi akses masyarakat untuk belajar, bermain, mendapatkan hiburan, dan interaksi sosial. Singkatnya, semua bisa mendapat banyak keuntungan dari menghabiskan waktu di ruang digital.

Di lain sisi, perilaku yang berubah ini tidak selalu menjadi hal positif. Beberapa penelitian menunjukan adanya dampak buruk dari pola interaksi kita melalui layar (screen) seperti kurangnya aktivitas fisik, hingga gangguan kesehatan mental.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!