Cerita Wisudawan Terbaik Vokasi Unair, Ubah Stigma Negatif Jadi Motivasi
Senin, 06 Desember 2021 - 17:42 WIB
“Peserta di sana sangat bangga dengan jurusan mereka. Mereka bangga jadi bagian dari masa depan fisioterapi, dan saya tahu saya masih tertinggal jauh,” jelasnya.
Ia berkeinginan untuk menyadarkan masyarakat kalau fisioterapi bukanlah tukang pijat, namun merupakan tenaga kesehatan profesional yang mempelajari ilmu terapan lain. “Fisioterapi punya banyak spesialisasi, contohnya di bidang olahraga, muskuloskeletal, fisioterapi anak, jantung, dan sebagainya,” sebutnya.
Baca juga: Orange Tulip Scholarship untuk Studi ke Belanda Telah Dibuka, 19 Universitas Menanti
Tak hanya tekun berkuliah, wisudawan kelahiran 1999 ini juga diketahui menggeluti cabang olahraga Badminton. Kegemarannya tersebut rupanya mengantarkan Cessara mengharumkan nama Unair, saat meraih peringkat runner-up di LIMA Badminton : McDonald’s East Java Conference Season 6.
Selain itu, prestasinya dalam olahraga bulutangkis juga dibuktikan dengan capaian juara satu pada Badminton Rektor Cup Universitas Airlangga 2019. Kesukaannya dengan bulutangkis justru tak membuatnya jauh dari ilmu fisioterapi yang dipelajarinya.
Ia berkeinginan untuk menyadarkan masyarakat kalau fisioterapi bukanlah tukang pijat, namun merupakan tenaga kesehatan profesional yang mempelajari ilmu terapan lain. “Fisioterapi punya banyak spesialisasi, contohnya di bidang olahraga, muskuloskeletal, fisioterapi anak, jantung, dan sebagainya,” sebutnya.
Baca juga: Orange Tulip Scholarship untuk Studi ke Belanda Telah Dibuka, 19 Universitas Menanti
Tak hanya tekun berkuliah, wisudawan kelahiran 1999 ini juga diketahui menggeluti cabang olahraga Badminton. Kegemarannya tersebut rupanya mengantarkan Cessara mengharumkan nama Unair, saat meraih peringkat runner-up di LIMA Badminton : McDonald’s East Java Conference Season 6.
Selain itu, prestasinya dalam olahraga bulutangkis juga dibuktikan dengan capaian juara satu pada Badminton Rektor Cup Universitas Airlangga 2019. Kesukaannya dengan bulutangkis justru tak membuatnya jauh dari ilmu fisioterapi yang dipelajarinya.
Lihat Juga :