Jawab Tantangan Zaman, FU UIN Jakarta Tingkatkan Kualitas di Level Nasional dan Global
Selasa, 22 Februari 2022 - 21:25 WIB
Baca juga: Pendaftaran Beasiswa LPDP Dibuka 25 Februari, Ini Jadwal Lengkapnya
Menurutnya, tema yang diangkat kali ini merujuk kepada Renstra FU di antaranya dengan harapan pada 2023 ada beberapa program studi (Prodi)yang terakreditasi internasional.
“Ini juga menjadi salah satu kebijakan dari IKU tersebut dan menjadi pembahasan Raker tahun lalu dan tahun ini. Raker ini juga untuk mengevaluasi kegiatan kita di 2021 dan 2022. Laporan kegiatan yang sudah dibuat perlu dievaluasi kembali,” lanjutnya.
Yusuf Rahman menambahkan, penghargaan untuk FU juga perlu diapresiasi di antaranya memiliki guru besar terbanyak se-UIN Jakarta. Kedua, menjadi fakultas dengan kegiatan peningkatan kapasitas tenaga kependidikan terbanyak dan adanya tambahan 3 doktoral.
"Kita berharap tahun ini juga akan bertambah lagi prestasinya baik di kancah nasional maupun internasional,” harapnya.
Agenda selanjutnya, kata Yusuf, internalisasi jurnal di antaranya, Jurnal Ilmu Ushuluddin, Jurnal Refleksi, Jurnal Quhas, Jurnal Ushuluna, Jurnal Paradigma, dan Jurnal Gong. Tahun ini, FU akan berupaya untuk meningkatkan akreditasinya.
Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, MA mengapresiasi kegiatan Raker FU yang lebih cepat dari jadwal semestinya. Menurutnya, hal ini untuk kebaikan fakultas dan universitas agar kesiapan kegiatan ke depan bisa maksimal.
“Saya sangat mengapresiasi kepada semua elemen di FU yang sudah menyukseskan Raker ini. Di sini sudah banyak penghargaan yang membanggakan sekali, baik dari sisi guru besar, maupun dari tenaga kependidikan. Ini prestasi yang baik sekali dan perlu ditingkatkan lagi,” ucapnya.
Menurutnya, tema yang diangkat kali ini merujuk kepada Renstra FU di antaranya dengan harapan pada 2023 ada beberapa program studi (Prodi)yang terakreditasi internasional.
“Ini juga menjadi salah satu kebijakan dari IKU tersebut dan menjadi pembahasan Raker tahun lalu dan tahun ini. Raker ini juga untuk mengevaluasi kegiatan kita di 2021 dan 2022. Laporan kegiatan yang sudah dibuat perlu dievaluasi kembali,” lanjutnya.
Yusuf Rahman menambahkan, penghargaan untuk FU juga perlu diapresiasi di antaranya memiliki guru besar terbanyak se-UIN Jakarta. Kedua, menjadi fakultas dengan kegiatan peningkatan kapasitas tenaga kependidikan terbanyak dan adanya tambahan 3 doktoral.
"Kita berharap tahun ini juga akan bertambah lagi prestasinya baik di kancah nasional maupun internasional,” harapnya.
Agenda selanjutnya, kata Yusuf, internalisasi jurnal di antaranya, Jurnal Ilmu Ushuluddin, Jurnal Refleksi, Jurnal Quhas, Jurnal Ushuluna, Jurnal Paradigma, dan Jurnal Gong. Tahun ini, FU akan berupaya untuk meningkatkan akreditasinya.
Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, MA mengapresiasi kegiatan Raker FU yang lebih cepat dari jadwal semestinya. Menurutnya, hal ini untuk kebaikan fakultas dan universitas agar kesiapan kegiatan ke depan bisa maksimal.
“Saya sangat mengapresiasi kepada semua elemen di FU yang sudah menyukseskan Raker ini. Di sini sudah banyak penghargaan yang membanggakan sekali, baik dari sisi guru besar, maupun dari tenaga kependidikan. Ini prestasi yang baik sekali dan perlu ditingkatkan lagi,” ucapnya.
Lihat Juga :