Lazismu Beri Beasiswa 6 Mujahid Kalender Islam Global Tempuh Studi Magister
Rabu, 17 Juni 2020 - 14:28 WIB
Harapannya, kata Agung yang akan studi magister Ilmu Falak di UIN Walisongo Semarang, mampu menerapkan keilmuan yang diperoleh agar bermanfaat bagi masyarakat dan khususnya bagi persyarikatan muhammadiyah. Semoga Ilmu Falak ini dapat memberikan solusi dalam menghadapi permasalahan yang dihadapi umat muslim terkait waktu ibadah.
“Utamanya dalam menyatukan kalender hijriyah baik di tingkat regional maupun internasional, karena sampai saat ini umat muslim di dunia belum memiliki kalender Islam yang seragam,” papar pria asal Banjar, Jawa Barat ini.
Hal senada disampaikan Mega Sukma asal Bangka Belitung. Ia mengucapkan terima kasih atas beasiswa yang telah diberikan, alhamdulillah dengan diterimanya saya di program beasiswa Lazismu, saya bisa berkesempatan untuk belajar Ilmu Astronomi lebih lanjut lagi.
Di Bangka Belitung masih minim informasi tentang Astronomi, harapan saya semoga bisa membantu permasalahan-permasalahan terkait Ilmu Astronomi sesuai dengan bidang keilmuan yang saya tempuh.
“Semoga bisa membantu masyarakat umum atau pun di lingkup akademik. Jika ada kesempatan saya juga ingin melanjutkan program doktor untuk menambah wawasan dan pengalaman saya dalam bidang Astronomi,” ungkap Mega.
Selain dua penerima manfaat beasiswa tersebut, ada empat orang penerima yang beasiswa sama untuk studi magister di Institute Teknologi Bandung (ITB) antara lain, Fadilla Aziz Pustaka Ningrum asal Blitar dan M. Rodham Robbinna asal Bogor, sedangkan di UIN Walisongo Semarang yakni Maraton Ritonga asal Medan dan Najmuddin Saifullah asal Kampar, Riau.
“Utamanya dalam menyatukan kalender hijriyah baik di tingkat regional maupun internasional, karena sampai saat ini umat muslim di dunia belum memiliki kalender Islam yang seragam,” papar pria asal Banjar, Jawa Barat ini.
Hal senada disampaikan Mega Sukma asal Bangka Belitung. Ia mengucapkan terima kasih atas beasiswa yang telah diberikan, alhamdulillah dengan diterimanya saya di program beasiswa Lazismu, saya bisa berkesempatan untuk belajar Ilmu Astronomi lebih lanjut lagi.
Di Bangka Belitung masih minim informasi tentang Astronomi, harapan saya semoga bisa membantu permasalahan-permasalahan terkait Ilmu Astronomi sesuai dengan bidang keilmuan yang saya tempuh.
“Semoga bisa membantu masyarakat umum atau pun di lingkup akademik. Jika ada kesempatan saya juga ingin melanjutkan program doktor untuk menambah wawasan dan pengalaman saya dalam bidang Astronomi,” ungkap Mega.
Selain dua penerima manfaat beasiswa tersebut, ada empat orang penerima yang beasiswa sama untuk studi magister di Institute Teknologi Bandung (ITB) antara lain, Fadilla Aziz Pustaka Ningrum asal Blitar dan M. Rodham Robbinna asal Bogor, sedangkan di UIN Walisongo Semarang yakni Maraton Ritonga asal Medan dan Najmuddin Saifullah asal Kampar, Riau.
(atk)
Lihat Juga :