Raih Q1, Studia Islamika UIN Jakarta Masuk 5 Terbaik Jurnal Asia
Kamis, 12 Mei 2022 - 11:20 WIB
Diketahui, Scimago merupakan lembaga pemeringkatan jurnal-jurnal ilmiah seluruh dunia yang disampaikan secara daring melalui laman https://www.scimagojr.com/. Terbitan yang masuk dalam portal ini seluruhnya adalah jurnal ilmiah bereputasi internasional yang telah diindeks oleh Scopus.
Terbit sejak 1994, Studia Islamika secara konsisten mempublikasikan artikel ilmiah dan ulasan buku tentang keislaman di Indonesia dan Asia Tenggara. Sejumlah akademisi berpengaruh seperti Nurcholish Madjid, M.C. Ricklefs, Martin van Bruinessen, Robert W. Hefner, Andrée Feillard, Euis Nurlaelawati, dan Karel Steenbrink menerbitkan hasil risetnya di jurnal ini.
Baca juga: Program Magister Ilmu Administrasi FIA UI Raih Peringkat Akreditasi Unggul
Managing Editor Studia Islamika UIN Jakarta, Prof. Dr. Oman Fathurahman menilai prestasi ini membuktikan bahwa kajian Islam di Indonesia semakin maju dan layak menjadi kiblat dunia.
“Raihan yang didapatkan hari ini adalah sinyal baik yang menegaskan posisi Indonesia di mata dunia. Meskipun pemeringkatan bukan tujuan, namun peningkatan sitasi dalam sebuah jurnal adalah indikator tinggi rendahnya kebermanfaatan dan kontribusi artikel yang diterbitkan terhadap kemajuan bidang keilmuan terkait,” ujarnya dalam keterangan pers, Kamis (12/5/2022).
Terbit sejak 1994, Studia Islamika secara konsisten mempublikasikan artikel ilmiah dan ulasan buku tentang keislaman di Indonesia dan Asia Tenggara. Sejumlah akademisi berpengaruh seperti Nurcholish Madjid, M.C. Ricklefs, Martin van Bruinessen, Robert W. Hefner, Andrée Feillard, Euis Nurlaelawati, dan Karel Steenbrink menerbitkan hasil risetnya di jurnal ini.
Baca juga: Program Magister Ilmu Administrasi FIA UI Raih Peringkat Akreditasi Unggul
Managing Editor Studia Islamika UIN Jakarta, Prof. Dr. Oman Fathurahman menilai prestasi ini membuktikan bahwa kajian Islam di Indonesia semakin maju dan layak menjadi kiblat dunia.
“Raihan yang didapatkan hari ini adalah sinyal baik yang menegaskan posisi Indonesia di mata dunia. Meskipun pemeringkatan bukan tujuan, namun peningkatan sitasi dalam sebuah jurnal adalah indikator tinggi rendahnya kebermanfaatan dan kontribusi artikel yang diterbitkan terhadap kemajuan bidang keilmuan terkait,” ujarnya dalam keterangan pers, Kamis (12/5/2022).
Lihat Juga :