Kompetensi Bahasa Inggris Rendah, Anak Didorong Bermain Sambil Belajar
Kamis, 26 Mei 2022 - 21:27 WIB
Survei tersebut juga menyatakan bahwa kebanyakan pemain game dari Indonesia bermain online game setiap hari. Maka dari itu, game cocok digunakan sebagai media belajar karena sifatnya yang menyenangkan, sehingga pelajar dapat mengakses pembelajaran tanpa merasa bahwa mereka sedang belajar.
"Ini sejalan dengan kutipan yang disampaikan Mendikbudristek Nadiem Makarim dalam beberapa kesempatan bahwa belajar itu harus menyenangkan," ujarnya dalam siaran persnya.
Baca juga: Era Digital, Kemenag Kenalkan Pembelajaran Metaverse ke Guru Madrasah
Platform belajar Solve Education! menunjukkan dampak yang besar terhadap para pelajar. Hingga 2021, pengguna platform Solve Education! memainkan 2,4 juta mini-lesson dan 66 tantangan belajar.
Sebanyak 91% pelajar menunjukkan peningkatan setelah belajar di platform game Dawn of Civilization dan Ed the Learning Bot. Solve Education juga menemukan bahwa fitur-fitur permainan seperti aliansi, misi, dan papan peringkat membantu pelajar meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka.
"Ini sejalan dengan kutipan yang disampaikan Mendikbudristek Nadiem Makarim dalam beberapa kesempatan bahwa belajar itu harus menyenangkan," ujarnya dalam siaran persnya.
Baca juga: Era Digital, Kemenag Kenalkan Pembelajaran Metaverse ke Guru Madrasah
Platform belajar Solve Education! menunjukkan dampak yang besar terhadap para pelajar. Hingga 2021, pengguna platform Solve Education! memainkan 2,4 juta mini-lesson dan 66 tantangan belajar.
Sebanyak 91% pelajar menunjukkan peningkatan setelah belajar di platform game Dawn of Civilization dan Ed the Learning Bot. Solve Education juga menemukan bahwa fitur-fitur permainan seperti aliansi, misi, dan papan peringkat membantu pelajar meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka.
Lihat Juga :