Kisah Haru, Perjuangan Anak Yatim Penjual Gorengan Lulus Jadi Prajurit TNI
Kamis, 14 Juli 2022 - 07:43 WIB
Lugas mengambil alih tugas kepala keluarga dengan berjualan gorengan demi menghidupi ibu dan kedua adiknya. Kegiatan itu dilakukannya setiap sore hari sepulang sekolah.
Tak cukup dengan berjualan gorengan, malam harinya Sertu Lugas beranjak ke pasar. Di sana, ia menjadi kuli panggil hingga Subuh menjelang.
Baca juga: Kisah Inspiratif, Mahasiswi IAIN Kediri Berhasil Lolos Global UGRAD ke Amerika
"Ayah saya telah meninggal pada saat saya kelas 1 SMK, kemudian saya melanjutkan sekolah dan hidup dengan berjualan gorengan di pinggir jalan untuk menafkahi ibu dan menyekolahkan dua adik saya," ujar Lugas dalam video yang diunggah TNI AD, Kamis (24/2/2022).
"Kegiatan itu saya lakukan dari sore selepas pulang sekolah sampai dengan tengah malam. Kemudian saya lanjutkan dengan menjadi kuli angkut sayur di pasar sampai Subuh dengan imbalan yang sekedarnya," imbuhnya.
Tak cukup dengan berjualan gorengan, malam harinya Sertu Lugas beranjak ke pasar. Di sana, ia menjadi kuli panggil hingga Subuh menjelang.
Baca juga: Kisah Inspiratif, Mahasiswi IAIN Kediri Berhasil Lolos Global UGRAD ke Amerika
"Ayah saya telah meninggal pada saat saya kelas 1 SMK, kemudian saya melanjutkan sekolah dan hidup dengan berjualan gorengan di pinggir jalan untuk menafkahi ibu dan menyekolahkan dua adik saya," ujar Lugas dalam video yang diunggah TNI AD, Kamis (24/2/2022).
"Kegiatan itu saya lakukan dari sore selepas pulang sekolah sampai dengan tengah malam. Kemudian saya lanjutkan dengan menjadi kuli angkut sayur di pasar sampai Subuh dengan imbalan yang sekedarnya," imbuhnya.
Lihat Juga :