UGM dan Politeknik Pertanian Siap Lahirkan Petani Modern dengan Inovasi Terbaru
Rabu, 27 Juli 2022 - 22:35 WIB
Baca juga: Mahasiswa UI Lolos Pertukaran Pelajar ke Jepang untuk Belajar Saintek
Tanpa bekal ilmu peternakan yang memadai, Mas Didi memantapkan terjun membangun usahanya. “Saya melihat peternakan dulunya tidak menarik, tapi di situ saya melihat peluang sangat besar di masa depan karena permintaan terhadap pangan tidak akan pernah berhenti,” lanjutnya dalam diskusi selama MAF berlangsung.
Ditambahkan oleh Rayndra, alumni Polbangtan YoMa yang sekarang menjadi Young Ambassador Program YESS 2022 serta DPM/DPA Kementan. "Cita-cita kita bersama untuk mencapai kedaulatan pangan tidak akan lepas dari sektor pertanian peternakan," terangnya.
“Saya mengajak semua teman-teman milenial untuk terjun bertani, mari kita buktikan bahwa bertani itu keren, bertani itu hebat, supaya pertanian maju mandiri modern,” terangnya.
Kementan melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) terus berupaya mengubah wajah sektor pertanian, salah satunya melalui regenerasi petani.
Tentunya Kementan pun menghadapi banyak tantangan untuk melahirkan para petani serta pengusaha pertanian dari kalangan milenial. Belakangan ini generasi milenial tidak terlalu tertarik di sektor pertanian.
Tak ayal, Kementan harus menyiapkan banyak strategi agar pertanian menjadi idola bagi anak muda dalam mengelola sektor pertanian. Mulai dari pendidikan vokasi, pelatihan vokasi, penumbuhan wirausaha muda pertanian (PWMP), Duta Petani Milenial dan Duta Petani Andalan (DPM/DPA) serta program Youth Enterpreneurship Employment Support Services (YESS).
Tanpa bekal ilmu peternakan yang memadai, Mas Didi memantapkan terjun membangun usahanya. “Saya melihat peternakan dulunya tidak menarik, tapi di situ saya melihat peluang sangat besar di masa depan karena permintaan terhadap pangan tidak akan pernah berhenti,” lanjutnya dalam diskusi selama MAF berlangsung.
Ditambahkan oleh Rayndra, alumni Polbangtan YoMa yang sekarang menjadi Young Ambassador Program YESS 2022 serta DPM/DPA Kementan. "Cita-cita kita bersama untuk mencapai kedaulatan pangan tidak akan lepas dari sektor pertanian peternakan," terangnya.
“Saya mengajak semua teman-teman milenial untuk terjun bertani, mari kita buktikan bahwa bertani itu keren, bertani itu hebat, supaya pertanian maju mandiri modern,” terangnya.
Kementan melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) terus berupaya mengubah wajah sektor pertanian, salah satunya melalui regenerasi petani.
Tentunya Kementan pun menghadapi banyak tantangan untuk melahirkan para petani serta pengusaha pertanian dari kalangan milenial. Belakangan ini generasi milenial tidak terlalu tertarik di sektor pertanian.
Tak ayal, Kementan harus menyiapkan banyak strategi agar pertanian menjadi idola bagi anak muda dalam mengelola sektor pertanian. Mulai dari pendidikan vokasi, pelatihan vokasi, penumbuhan wirausaha muda pertanian (PWMP), Duta Petani Milenial dan Duta Petani Andalan (DPM/DPA) serta program Youth Enterpreneurship Employment Support Services (YESS).
Lihat Juga :