Kisah Perjuangan Vivit, Mahasiswi UNY yang Dapat Kesempatan Belajar di Jerman
Minggu, 31 Juli 2022 - 09:43 WIB
Alumni SMAN 1 Slawi tersebut menampakkan keseriusannya belajar Bahasa Jerman. Saat SMA Vivit pernah mengikuti lomba membaca berita dalam bahasa Jerman yang diadakan oleh UNY.
“Meski tidak dapat juara tapi saya bersyukur, dari sanalah saya tahu titik mana saja yang musti saya perbaiki” katanya.
Tidak menyerah dengan kegagalan itu, Vivit bersungguh-sungguh mengikuti olimpiade bahasa Jerman di tingkat provinsi dan meraih juara satu dan berhak mewakili Provinsi Jawa Tengah di olimpiade bahasa Jerman ditingkat nasional.
Di olimpiade bahasa Jerman tingkat nasional yang berlangsung di Goethe Institut Jakarta, Vivit banyak menemui siswa pembelajar bahasa Jerman dari seluruh Nusantara.
Dua peserta yang berhasil meraih posisi tertinggi di olimpiade bahasa Jerman tingkat nasional inilah yang berhak melanjutkan olimpiade bahasa Jerman tingkat internasional di Freiburg, Jerman.
Namun kembali keberuntungan belum menaunginya sehingga gagal berangkat ke Jerman.
Kemudian gadis kelahiran Tegal, 30 Januari 2001 itu melanjutkan studi di prodi pendidikan bahasa Jerman Fakultas Bahasa dan Seni UNY.
Pada akhir semester lalu, para dosen jurusan bahasa Jerman UNY memberitahu bahwa akan ada seleksi untuk transfer kredit selama satu semester di Universitas Münster Jerman alias Internationale Studien-und Ausbildungspartnerschaft (ISAP).
Vivit memanfaatkan kesempatan emas ini dan lolos seleksi.
“Meski tidak dapat juara tapi saya bersyukur, dari sanalah saya tahu titik mana saja yang musti saya perbaiki” katanya.
Tidak menyerah dengan kegagalan itu, Vivit bersungguh-sungguh mengikuti olimpiade bahasa Jerman di tingkat provinsi dan meraih juara satu dan berhak mewakili Provinsi Jawa Tengah di olimpiade bahasa Jerman ditingkat nasional.
Di olimpiade bahasa Jerman tingkat nasional yang berlangsung di Goethe Institut Jakarta, Vivit banyak menemui siswa pembelajar bahasa Jerman dari seluruh Nusantara.
Dua peserta yang berhasil meraih posisi tertinggi di olimpiade bahasa Jerman tingkat nasional inilah yang berhak melanjutkan olimpiade bahasa Jerman tingkat internasional di Freiburg, Jerman.
Namun kembali keberuntungan belum menaunginya sehingga gagal berangkat ke Jerman.
Kemudian gadis kelahiran Tegal, 30 Januari 2001 itu melanjutkan studi di prodi pendidikan bahasa Jerman Fakultas Bahasa dan Seni UNY.
Pada akhir semester lalu, para dosen jurusan bahasa Jerman UNY memberitahu bahwa akan ada seleksi untuk transfer kredit selama satu semester di Universitas Münster Jerman alias Internationale Studien-und Ausbildungspartnerschaft (ISAP).
Vivit memanfaatkan kesempatan emas ini dan lolos seleksi.
Lihat Juga :