Semarakkan Kemerdekaan RI, ITS Hadiahkan Inovasi Teknologi Lepas Pantai
Kamis, 18 Agustus 2022 - 09:07 WIB
Dijelaskan Yeyes, inovasi terkait KJA lepas pantai bagi nelayan-nelayan tersebut dilakukan karena selama ini hanya bisa menangkap ikan selama enam bulan dalam setahun. Permasalahan tersebut banyak dialami nelayan tradisional yang notabene memiliki kapal ukuran kecil, ditambah dengan cuaca buruk dan musim ikan yang tidak menentu. “Setelah semua tahap finalisasi selesai, hari ini kita luncurkan KJA tersebut ke laut,” katanya, melalui siaran pers, Kamis (18/8/2022).
Sesuai dengan tagline ITS yakni Advancing Humanity, Yeyes menuturkan inovasi ini tidak hanya berfungsi sebagai media budidaya ikan dan membantu nelayan setempat, tetapi akan diperuntukkan pula bagi kegiatan wisata bahari. Ia menyebutkan, ide ini disepakati karena melihat KJA yang telah memiliki bangunan bawah dengan jaring sedalam tujuh meter untuk budidaya ikan dan bangunan atas berupa hotel terapung untuk wisata.
Terkait wisata bahari yang dicanangkan, Kepala Subdirektorat Pengembangan Kemahasiswaan, Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) ITS ini menjelaskan bahwa bahwa Tim Ocean FarmITS akan menyediakan skenario berupa paket wisata. Dalam hal ini, pengunjung bisa menikmati suasana pantai selatan berdasarkan preferensi mereka dengan tujuh paket wisata yang teridentifikasi.
Ketujuh paket wisata tersebut meliputi paket berenang, menikmati kopi, makan siang, penginapan di OFITS, naik perahu nelayan, kemah di lingkungan Pantai Perawan, serta pengenalan teknologi lepas pantai dan budidaya ikan di KJA. “Kita coba tawarkan tujuh paket wisata singkat tersebut,” tuturnya.
Baca juga: 16 Sekolah Kedinasan yang Bisa Langsung Jadi PNS, Nomor 1 dan 3 Paling Diburu Lulusan SMA
Sesuai dengan tagline ITS yakni Advancing Humanity, Yeyes menuturkan inovasi ini tidak hanya berfungsi sebagai media budidaya ikan dan membantu nelayan setempat, tetapi akan diperuntukkan pula bagi kegiatan wisata bahari. Ia menyebutkan, ide ini disepakati karena melihat KJA yang telah memiliki bangunan bawah dengan jaring sedalam tujuh meter untuk budidaya ikan dan bangunan atas berupa hotel terapung untuk wisata.
Terkait wisata bahari yang dicanangkan, Kepala Subdirektorat Pengembangan Kemahasiswaan, Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) ITS ini menjelaskan bahwa bahwa Tim Ocean FarmITS akan menyediakan skenario berupa paket wisata. Dalam hal ini, pengunjung bisa menikmati suasana pantai selatan berdasarkan preferensi mereka dengan tujuh paket wisata yang teridentifikasi.
Ketujuh paket wisata tersebut meliputi paket berenang, menikmati kopi, makan siang, penginapan di OFITS, naik perahu nelayan, kemah di lingkungan Pantai Perawan, serta pengenalan teknologi lepas pantai dan budidaya ikan di KJA. “Kita coba tawarkan tujuh paket wisata singkat tersebut,” tuturnya.
Baca juga: 16 Sekolah Kedinasan yang Bisa Langsung Jadi PNS, Nomor 1 dan 3 Paling Diburu Lulusan SMA
Lihat Juga :