Dear Mahasiswa, Miliki Nilai Ini agar Berhasil di Masa Depan
Sabtu, 17 September 2022 - 17:25 WIB
“Saya mengajak mahasiswa baru, marilah sama-sama mewarnai dunia. Karena dunia yang gelap tidak menyenangkan. Dunia yang tidak punya variasi tidak menyenangkan, “ ucapnya.
Ia juga mengartikan, mewarnai dunia memiliki arti mendalam. “Memberi warna dunia artinya menghormati perbedaan, kita toleran, kita berkreasi dan inovasi dengan penuh kreativitas agar dunia juga semakin ceria, “ ujarnya.
Ia juga berpesan agar kita tidak saling menyalahkan, karena tidak ada gunanya. “Semua orang pasti ada kelemahan dan ketidaksempurnaan. Dengan bersama-sama tentunya menuju kesempurnaan, “ jelasnya.
Dalam pelantikan ini hadir juga Ketua Pembina YPI Al-Azhar, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie. Dalam sambutannya, ia memberikan arahan kepada mahasiswa untuk terus belajar dan berkembang. Ia menyampaikan, “ketika Indonesia menginjak usia 100 tahun nanti, tepatnya di tahun 2045, yang akan menjadi pemimpin bangsa adalah saudara-saudara semua yang ada di sini. Kita semua mempunyai bakat untuk menjadi pemimpin, maka dari itu, penting bagi kita untuk menimba ilmu dan mencari pengalaman sebanyak-banyaknya”.
Pada kesempatan ini, hadir juga Prof. Rhenald Kasali, Ph.D. selaku guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Dalam kesempatan ini, ia memberikan orasi ilmiah dengan tema“Agen Perubahan Melalui Kolaborasi Dan Prestasi”. Usai orasi ilmiah, Prof. Rhenald memberi pesan mendalam pada mahasiswa, bahwa tantangan masa depan dunia semakin berat. Oleh karena itu, generasi muda sekarang jangan hanya dibiasakan mencerna sesuatu yang ringan saja, tetapi harus dibiasakan mengeksplorasi hal-hal baru.
Menurutnya saat ini, dunia tengah menghadapi jumlah penduduk yang luar biasa, yakni delapan miliar, sedangkan Indonesia sudah mencapai 270 juta. Warga dunia ini semua mengejar kemakmuran. Bahkan kemungkinan besar bangsa negara lain juga akan mengejar kemakmuran di negara kita.
“Sebagai contoh, di Singapura, sudah banyak orang bangsa dari negara lain untuk mengejar kemakmuran, “ katanya.
Ia juga mengartikan, mewarnai dunia memiliki arti mendalam. “Memberi warna dunia artinya menghormati perbedaan, kita toleran, kita berkreasi dan inovasi dengan penuh kreativitas agar dunia juga semakin ceria, “ ujarnya.
Ia juga berpesan agar kita tidak saling menyalahkan, karena tidak ada gunanya. “Semua orang pasti ada kelemahan dan ketidaksempurnaan. Dengan bersama-sama tentunya menuju kesempurnaan, “ jelasnya.
Dalam pelantikan ini hadir juga Ketua Pembina YPI Al-Azhar, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie. Dalam sambutannya, ia memberikan arahan kepada mahasiswa untuk terus belajar dan berkembang. Ia menyampaikan, “ketika Indonesia menginjak usia 100 tahun nanti, tepatnya di tahun 2045, yang akan menjadi pemimpin bangsa adalah saudara-saudara semua yang ada di sini. Kita semua mempunyai bakat untuk menjadi pemimpin, maka dari itu, penting bagi kita untuk menimba ilmu dan mencari pengalaman sebanyak-banyaknya”.
Pada kesempatan ini, hadir juga Prof. Rhenald Kasali, Ph.D. selaku guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Dalam kesempatan ini, ia memberikan orasi ilmiah dengan tema“Agen Perubahan Melalui Kolaborasi Dan Prestasi”. Usai orasi ilmiah, Prof. Rhenald memberi pesan mendalam pada mahasiswa, bahwa tantangan masa depan dunia semakin berat. Oleh karena itu, generasi muda sekarang jangan hanya dibiasakan mencerna sesuatu yang ringan saja, tetapi harus dibiasakan mengeksplorasi hal-hal baru.
Menurutnya saat ini, dunia tengah menghadapi jumlah penduduk yang luar biasa, yakni delapan miliar, sedangkan Indonesia sudah mencapai 270 juta. Warga dunia ini semua mengejar kemakmuran. Bahkan kemungkinan besar bangsa negara lain juga akan mengejar kemakmuran di negara kita.
“Sebagai contoh, di Singapura, sudah banyak orang bangsa dari negara lain untuk mengejar kemakmuran, “ katanya.
Lihat Juga :