Mahasiswa FTUI Raih Penghargaan Frederick W. Mowrer Global Scholar Award

Jum'at, 07 Oktober 2022 - 22:02 WIB
Baca juga: Menuju World Class University, UIN Malang Ikutkan 72 Dosen Sertifikasi Internasional

Peristiwa kebakaran membara gambut di musim kemarau, apabila tidak dikendalikan dan dipadamkan dengan cepat dan saksama, dapat terus berlangsung cukup lama dan menyebar ke area yang luas.

Rendahnya intensitas hujan di musim kemarau dan terbatasnya sumber air merupakan tantangan besar untuk mengatasi kebakaran membara dalam skala yang luas.

Sulitnya pemadaman kebakaran gambut juga disebabkan oleh potensi terjadinya penjalaran bara api (hotspots) di lapisan bawah permukaan gambut.

Oleh karena itu, penelitian Hafizha juga difokuskan pada pengujian skala laboratorium pemadaman kebakaran gambut, dengan metode injeksi air langsung ke lokasi hotspots di bawah permukaan gambut.

Metode injeksi air dapat diterapkan untuk respons awal kebakaran membara lahan gambut di daerah yang dekat dengan permukiman penduduk.

"Melalui kegiatan eksperimental ini diperoleh pengetahuan yang lebih baik tentang penanganan kebakaran gambut dengan mencermati efektivitas waktu pemadaman dan jumlah air yang dibutuhkan untuk pemadaman," terangnya dalam keterangan pers, Jumat (7/10/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!