Smarteschool Buka Kesempatan Siswa SMK Jadi Pengusaha Handal
Selasa, 25 Oktober 2022 - 23:21 WIB
Baca juga: Kartu Prakerja Gelombang 47 Dibuka, Lulusan SMA-SMK Bisa Langsung Login di www.prakerja.go.id
Rochim Ramadhani selaku CEO Smarteschool.id mengatakan bahwa cikal bakal lahirnya Go enterpreneur ini sejatinya dari keresahan pak Ginting pengen alumni SMKN 26 ini juga bisa didesiminasikan ke sekolah lain bisa menjadi lebih mudah bahwa untuk menjadi pengusaha langkahnya seperti ini bisa meminimalisir kegagalan dan lainnya karena pengalaman beliau.
Di sisi lain, Rochim mengungkapkan bahwa untuk mengembangkan platform ini dirinya mengalami kendala yang tak mudah atau terbilang sulit lantaran infrastruktur internet di Jakarta belum memadai ada yang masih sulit dapat internet.
Meski secara potensi besar namun angka entrepreneur di Indonesia baru 3 persen. Artinya masih ada 97 persen potensi yang belum tergarap, misalkan SDM yang banyak dan sumber daya alam yang besar.
"Makanya kalo bicara potensi besar banget dan apa yang kami garap memang fokus anak SMK di mana bisa jadi jembatan awalnya mungkin lulusan SMK. Mereka kerja di perusahaan minimarket mereka bisa jadi wirausaha asalkan disupport dengan baik khususnya dari sekolah," kata Rochim Ramadhani dalam keterangan pers, Selasa (25/10/2022).
"Itu sangat mendukung karena poin penting itu sebagus apa pun program namun kalo tidak didukung akan sulit banget program bisa berjalan dengan baik. Itulah potensi yang akan kita garap ke depan itulah tujuan dari program Go Entrepreneurs ini," tambahnya.
Rochim berharap, dengan adanya MoU kerja sama ini, yang paling utamanya bisa memudahkan akses ke sekolah. Menurutnya, sekolah memiliki potensi besar, terutama di SMKN 26. Harapan kedua,lanjut dia, dapat dimudahkan tidak hanya dari sisi sosialisasi tapi juga mendorong sekolah untuk menyukseskan program ini.
Rochim Ramadhani selaku CEO Smarteschool.id mengatakan bahwa cikal bakal lahirnya Go enterpreneur ini sejatinya dari keresahan pak Ginting pengen alumni SMKN 26 ini juga bisa didesiminasikan ke sekolah lain bisa menjadi lebih mudah bahwa untuk menjadi pengusaha langkahnya seperti ini bisa meminimalisir kegagalan dan lainnya karena pengalaman beliau.
Di sisi lain, Rochim mengungkapkan bahwa untuk mengembangkan platform ini dirinya mengalami kendala yang tak mudah atau terbilang sulit lantaran infrastruktur internet di Jakarta belum memadai ada yang masih sulit dapat internet.
Meski secara potensi besar namun angka entrepreneur di Indonesia baru 3 persen. Artinya masih ada 97 persen potensi yang belum tergarap, misalkan SDM yang banyak dan sumber daya alam yang besar.
"Makanya kalo bicara potensi besar banget dan apa yang kami garap memang fokus anak SMK di mana bisa jadi jembatan awalnya mungkin lulusan SMK. Mereka kerja di perusahaan minimarket mereka bisa jadi wirausaha asalkan disupport dengan baik khususnya dari sekolah," kata Rochim Ramadhani dalam keterangan pers, Selasa (25/10/2022).
"Itu sangat mendukung karena poin penting itu sebagus apa pun program namun kalo tidak didukung akan sulit banget program bisa berjalan dengan baik. Itulah potensi yang akan kita garap ke depan itulah tujuan dari program Go Entrepreneurs ini," tambahnya.
Rochim berharap, dengan adanya MoU kerja sama ini, yang paling utamanya bisa memudahkan akses ke sekolah. Menurutnya, sekolah memiliki potensi besar, terutama di SMKN 26. Harapan kedua,lanjut dia, dapat dimudahkan tidak hanya dari sisi sosialisasi tapi juga mendorong sekolah untuk menyukseskan program ini.
Lihat Juga :