Deretan Pahlawan Nasional yang Pernah Menjadi Rektor

Selasa, 08 November 2022 - 13:33 WIB
Di dunia pendidikan, Arnold juga berkontribusi besar. Ia diangkat menjadi rektor ke-3 Universitas Hasanuddin pada 1960-1965. Di masa kepemimpinannya, jumlah fakultas Universitas Hasanuddin bertambah, yang semula hanya tiga menjadi sembilan fakultas. Atas jasa-jasanya, Arnold Mononutu dianugerahi gelar pahlawan nasional oleh pemerintah pada 2020.

4. Herman Johannes

Prof Dr Ir Herman Johannes atau kerap ditulis Herman Yohannes merupakan seorang cendekiawan dan politikus Indonesia. Tokoh yang lahir di di Rote, NTT pada 28 Mei 1912 ini mendapatkan gelar insinyur dari Technische Hoogeschool (THS) atau Sekolah Tinggi Teknik di Bandung. Semasa kuliah, ia aktif berorganisasi. Ia juga kerap menulis karangan ilmiah dan dimuat di majalah De Ingeniur in Nederlandsche Indie.

Kiprah Herman dalam kemerdekaan Indonesia cukup banyak. Salah satunya, ia pernah membangun laboratorium persenjataan bagi TNI. Ia berhasil pula membuat sejumlah bahan peledak untuk perang melawan Belanda, termasuk bom asap dan granat tangan. Saat Yogyakarta diserang oleh Belanda, Herman mendapat tugas dari Letkol Soeharto untuk menghancurkan jembatan-jembatan penghubung Yogya dengan kota-kota lain guna menghalau musuh.

Pada 1961, Herman dikukuhkan sebagai rektor Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia menempati posisi tersebut hingga tahun 1966. Setelah itu, ia menjabat Koordinator Perguruan Tinggi (Koperti) tahun 1966-1979, anggota Dewan Pertimbangan Agung RI (1968-1978), dan Menteri Pekerjaan Umum (1950-1951). Herman Johannes mendapat gelar pahlawan nasional pada 2009.

Demikian empat pahlawan nasional yang pernah memimpin perguruan tinggi di Tanah Air. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!