ITS Pimpin Pengembangan Bus Listrik Merah Putih untuk KTT G20
Selasa, 15 November 2022 - 15:23 WIB
Dalam penjelasannya secara terpisah, Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, Kerjasama, dan Kealumnian ITS Bambang Pramujati mengungkapkan, peran ITS di sini sebagai leading institution pada konsorsium perguruan tinggi. “Konsorsium tersebut terdiri dari empat perguruan tinggi di antaranya ITS, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair), dan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar,” terangnya, melalui siaran pers, Selasa (15/11/2022).
Lebih lanjut, tujuh dosen ITS juga dikirimkan sebagai peneliti pada bus listrik ini. Selaras sebagai kampus yang terkenal akan kemahiran teknologinya, ITS sebagai leading institution turut sumbangsih atas penelitian teknologinya. “Dosen yang terlibat dalam konsorsium tersebut memiliki latar belakang program studi yang berbeda, sehingga antarperguruan tinggi bisa saling melengkapi,” tutur Bambang.
Baca juga: 6 Jurusan Kuliah untuk Calon Mahasiswa yang Hobi Menulis, Nomor 2 Paling Diminati
Tak hanya itu, pembuatan Bus Listrik Merah Putih ini turut melibatkan mahasiswa magang dari berbagai perguruan tinggi. “Dengan begitu, mahasiswa diharapkan dapat melihat secara langsung proses produksi dan mengimplementasikan ilmu yang didapatkan semasa di bangku kuliah,” jelas dosen Teknik Mesin ini.
Bentuk nyata dukungan Kemdikbudristek tergambar dalam pendanaan penelitian yaitu program matching fund. Program tersebut mendorong mahasiswa mendapat pengalaman kerja di luar kampus. Hal ini diwujudkan dengan melakukan kerja sama menggandeng PT INKA untuk mengajak mahasiswa turut berkarya dan bekerja.
Lebih lanjut, tujuh dosen ITS juga dikirimkan sebagai peneliti pada bus listrik ini. Selaras sebagai kampus yang terkenal akan kemahiran teknologinya, ITS sebagai leading institution turut sumbangsih atas penelitian teknologinya. “Dosen yang terlibat dalam konsorsium tersebut memiliki latar belakang program studi yang berbeda, sehingga antarperguruan tinggi bisa saling melengkapi,” tutur Bambang.
Baca juga: 6 Jurusan Kuliah untuk Calon Mahasiswa yang Hobi Menulis, Nomor 2 Paling Diminati
Tak hanya itu, pembuatan Bus Listrik Merah Putih ini turut melibatkan mahasiswa magang dari berbagai perguruan tinggi. “Dengan begitu, mahasiswa diharapkan dapat melihat secara langsung proses produksi dan mengimplementasikan ilmu yang didapatkan semasa di bangku kuliah,” jelas dosen Teknik Mesin ini.
Bentuk nyata dukungan Kemdikbudristek tergambar dalam pendanaan penelitian yaitu program matching fund. Program tersebut mendorong mahasiswa mendapat pengalaman kerja di luar kampus. Hal ini diwujudkan dengan melakukan kerja sama menggandeng PT INKA untuk mengajak mahasiswa turut berkarya dan bekerja.
Lihat Juga :