Keren, Mahasiswa UB Sukses Magang di Mercedes Benz Inggris
Minggu, 27 November 2022 - 15:45 WIB
Mahasiswa D3 Teknologi Informasi UB ini menjelaskan, pada kegiatan magang ini, ia didampingi mentor ahli dari Mercedes-Benz, serta dibimbing Prof. Benny Tjahjono, yakni Professor of Sustainability and Supply Chain Management, Centre for Business in Society (CBiS), sebuah pusat riset unggulan di Coventry University dan selaku penanggung jawab program IISMAVO di kampus tersebut.
“Para awardee melakukan observasi dan membantu memberikan solusi untuk permasalahan keselamatan kerja di gudang Mercedes-Benz Parts Logistic di Milton Keynes. Perusahaan membutuhkan pandangan dan ide baru para awardee terkait keselamatan kerja di gudang. Fokus keselamatan kerja yang Mercedes-Benz tuju adalah keamanan para pekerja dari mesin-mesin yang beroperasi di gudang. Beberapa solusi yang diambil untuk mengatasi hal itu adalah pembaruan line marking, pemasangan sensor, dan traffic light,” papar Roihan.
Sedangkan pada proyek Data Visualization, para awardee membantu perusahaan untuk memperkenalkan perangkat lunak baru. Metode baru ini diharapkan dapat menambah efisiensi pengolahan data di gudang, mengingat banyaknya data yang harus cepat dilaporkan kepada manajer untuk bahan evaluasi serta menentukan langkah ke depan.
“Software baru ini dapat mengantikan metode sebelumnya yang kurang efisien, sehingga waktu di gudang dapat termanfaatkan dengan baik” tambah Roihan.
Baca juga: Ini Daftar Fakultas dan Jurusan S1 hingga Spesialis di Universitas Brawijaya, Cek Pilihanmu
“Para awardee melakukan observasi dan membantu memberikan solusi untuk permasalahan keselamatan kerja di gudang Mercedes-Benz Parts Logistic di Milton Keynes. Perusahaan membutuhkan pandangan dan ide baru para awardee terkait keselamatan kerja di gudang. Fokus keselamatan kerja yang Mercedes-Benz tuju adalah keamanan para pekerja dari mesin-mesin yang beroperasi di gudang. Beberapa solusi yang diambil untuk mengatasi hal itu adalah pembaruan line marking, pemasangan sensor, dan traffic light,” papar Roihan.
Sedangkan pada proyek Data Visualization, para awardee membantu perusahaan untuk memperkenalkan perangkat lunak baru. Metode baru ini diharapkan dapat menambah efisiensi pengolahan data di gudang, mengingat banyaknya data yang harus cepat dilaporkan kepada manajer untuk bahan evaluasi serta menentukan langkah ke depan.
“Software baru ini dapat mengantikan metode sebelumnya yang kurang efisien, sehingga waktu di gudang dapat termanfaatkan dengan baik” tambah Roihan.
Baca juga: Ini Daftar Fakultas dan Jurusan S1 hingga Spesialis di Universitas Brawijaya, Cek Pilihanmu
Lihat Juga :