Calon Mahasiswa Perlu Tahu, Ini Perbedaan Skripsi, Tesis, dan Disertasi
Rabu, 30 November 2022 - 16:52 WIB
Skripsi berasal dari kata scriptum atau skrip. Secara umum, skripsi merupakan suatu karya ilmiah yang dibuat dengan sistematika yang telah ditetapkan dan dapat dipertanggungjawabkan. Skripsi adalah sebutan untuk tugas akhir untuk syarat kelulusan bagi mahasiswa tingkat sarjana.
Permasalahan yang diangkat dalam skripsi bersifat tidak mendalam, namun tetap bersumber dari permasalahan dan pengalaman yang nyata dan empirik. Data-data yang disajikan haruslah data yang valid dan bukan menjiplak.
Tak hanya sebagai syarat kelulusan, namun skripsi yang dibuat oleh mahasiswa juga bertujuan sebagai pembaharuan ilmu pengetahuan, yang merupakan pengembangan dari teori-teori yang sudah ada.
Ada beberapa metode penulisan skripsi, yaitu kuantitatif, kualitatif, serta metode campuran antara kuantitatif dan kualitatif (mix method). Metode kuantitatif lebih menekankan pada data dan angka. Lalu metode kualitatif merupakan kajian skripsi yang deskriptif.
2. Tesis
Tesis merupakan pengajuan suatu proposisi teoritis (tesa) yang harus dibuktikan lewat penelitian ilmiah, yang tidak hanya sekadar deskripsi, namun berada pada taraf theory testing. Tesis harus dikerjakan apabila mahasiswa tingkat magister ingin mendapat gelar.
Permasalahan yang diangkat dalam tesis merupakan permasalahan yang bersifat mendalam dan teoritis, juga harus berasal dari pengalaman yang nyata dan empirik. Tesis diharapkan dapat menjadi temuan baru.
Permasalahan yang diangkat dalam skripsi bersifat tidak mendalam, namun tetap bersumber dari permasalahan dan pengalaman yang nyata dan empirik. Data-data yang disajikan haruslah data yang valid dan bukan menjiplak.
Tak hanya sebagai syarat kelulusan, namun skripsi yang dibuat oleh mahasiswa juga bertujuan sebagai pembaharuan ilmu pengetahuan, yang merupakan pengembangan dari teori-teori yang sudah ada.
Ada beberapa metode penulisan skripsi, yaitu kuantitatif, kualitatif, serta metode campuran antara kuantitatif dan kualitatif (mix method). Metode kuantitatif lebih menekankan pada data dan angka. Lalu metode kualitatif merupakan kajian skripsi yang deskriptif.
2. Tesis
Tesis merupakan pengajuan suatu proposisi teoritis (tesa) yang harus dibuktikan lewat penelitian ilmiah, yang tidak hanya sekadar deskripsi, namun berada pada taraf theory testing. Tesis harus dikerjakan apabila mahasiswa tingkat magister ingin mendapat gelar.
Permasalahan yang diangkat dalam tesis merupakan permasalahan yang bersifat mendalam dan teoritis, juga harus berasal dari pengalaman yang nyata dan empirik. Tesis diharapkan dapat menjadi temuan baru.
Lihat Juga :