Cetak Santri Unggulan, Pesantren Al-Hamidiyah Tingkatkan Kualitas Pembinaan

Rabu, 21 Desember 2022 - 16:43 WIB
Putri (Alm) Prof KH Saifuddin Zuhri menganjurkan mendidik santri ala Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA dengan cara pendekatan psikologi. Seperti pada usia 7-14 tahun dengan penanaman prinsip, disiplin, tanggung jawab dan usia 14-21 melalui pendekatan pertemanan serta diskusi guna mendidik menjadi dewasa.

"Santri tingkat MA tidak senang berisik, bicara sedikit, mereka diajarkan musyawarah, bukan one way, mengajak, terbiasa memberikan usulan, problem solving. Sedangkan tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) emosinya harus diarahkan, pembina harus lebih aktif berikan value positif dengan akhlak mulia," kata Annie.

Hal senada disampaikan Kepala Divisi Sumber Daya Insani (SDI) YIH, Wahyudi. Menurutnya, pembina asrama merupakan ujung tombak pesantren. SDI akan memberikan perhatian lebih untuk kebaikan para santri di asrama pesantren. "Dengan pelatihan seperti ini harapannya dapat meningkatkan bekal pembinaan di asrama," katanya.

Hal senada diutarakan Wakil Pengasuh Pembinaan Santri dan Peribadatan, KH Abdul Rasyid Marhaly. Dirinya mengajak kepada para pembina putra maupun putri untuk lebih menjiwai pembinaan bagi para santri di Pesantren Al-Hamidiyah. "Tentunya, kita berharap agar dalam pembinaan tersebut mampu mencetak santri yang beradab, berakhlakul karimah, dan menguasai ilmu agama serta iptek," katanya.

Acara ini ditutup dengan pembacaan doa oleh Wakil Pengasuh Pembinaan Bahasa dan Kajian Islam, KH Jauhari Sadji.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!