Stafsus Kemenag Wibowo Prasetyo Ajak UIN Walisongo Ramaikan Dakwah Dunia Maya
Rabu, 01 Februari 2023 - 17:13 WIB
loading...
Staf Khusus Menag Bidang Media dan Komunikasi Publik, Wibowo Prasetyo, saat mengisi ToT Penguatan Moderasi Beragama Bagi Pimpinan UIN Walisongo Semarang. Foto/Dok/UIN Walisongo
A
A
A
JAKARTA - Staf Khusus Menteri Agama ( Menag ) Bidang Media dan Komunikasi Publik, Wibowo Prasetyo, mengajak para pejabat Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang untuk menarasikan moderasi beragama di dunia maya.
Narasi dunia maya dengan tulisan atau video yang memperlihatkan narasi Islam damai dan menyejukan umat beragama.
Baca juga: 10 Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri Terbaik Versi Webometrics 2023, Bisa Jadi Referensi
“Sentimen yang paling mudah diaduk-aduk itu menggunakan isu-isu agama, di sinilah peran bapak dan ibu melakukan kontra narasi untuk menarasikan agama yang positif dan menyejukkan umat beragama,” Kata Wibowo dihadapan peserta Training of Trainer Penguatan Moderasi Beragama Bagi Pimpinan UIN Walisongo Semarang di Balai Diklat Keagamaan Semarang, Minggu (30/1/2023).
Pada era sekarang, lanjut Wibowo, dakwah secara langsung dalam majelis itu penting dilakukan, mulai di lingkungan yang levelnya paling bawah, seperti lingkungan sekitar rumah atau RT. Akan tetapi dakwah melalui dunia maya itu pada sekarang ini jauh lebih penting.
![Stafsus Kemenag Wibowo Prasetyo Ajak UIN Walisongo Ramaikan Dakwah Dunia Maya]()
Terlebih pelintiran agama dan politik membuat masyarakat seolah-olah tidak memperhatikan rakyat. Rakyat berhasil diauk-aduk emosinya dengan narasi yang memframing tentang Islampobia di dunia maya.
Narasi dunia maya dengan tulisan atau video yang memperlihatkan narasi Islam damai dan menyejukan umat beragama.
Baca juga: 10 Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri Terbaik Versi Webometrics 2023, Bisa Jadi Referensi
“Sentimen yang paling mudah diaduk-aduk itu menggunakan isu-isu agama, di sinilah peran bapak dan ibu melakukan kontra narasi untuk menarasikan agama yang positif dan menyejukkan umat beragama,” Kata Wibowo dihadapan peserta Training of Trainer Penguatan Moderasi Beragama Bagi Pimpinan UIN Walisongo Semarang di Balai Diklat Keagamaan Semarang, Minggu (30/1/2023).
Pada era sekarang, lanjut Wibowo, dakwah secara langsung dalam majelis itu penting dilakukan, mulai di lingkungan yang levelnya paling bawah, seperti lingkungan sekitar rumah atau RT. Akan tetapi dakwah melalui dunia maya itu pada sekarang ini jauh lebih penting.

Terlebih pelintiran agama dan politik membuat masyarakat seolah-olah tidak memperhatikan rakyat. Rakyat berhasil diauk-aduk emosinya dengan narasi yang memframing tentang Islampobia di dunia maya.
Lihat Juga :