Miris! Puluhan Siswa SD di Sikka NTT Nekat Terobos Sungai Banjir demi Sekolah
Kamis, 09 Februari 2023 - 00:59 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Perhatian! Pengumuman Hasil Seleksi PPPK Guru Tahun 2022 Ditunda, Ini Infonya
"Setiap pagi harus berjalan kaki dari rumah dan menyeberangi kali. Kami tidak pakai sepatu dari rumah dan setelah menyeberangi kali, baru kami pakai sepatu. Kami harus pakai celana lain nanti baru seberang kali, ganti seragam sekolah agar bisa masuk sekolah," jelas Silvanus Kon, seorang siswa SDI Blawuk.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Sikkka segera membangun jembatan sehingga memudahkan ia dan teman-temannya pergi ke sekolah.
"Setiap hari kami pergi dan pulang sekolah menyeberang kali ini, sebenarnya takut, jika tiba-tiba banjir besar. Bahkan kalau sendiri nyeberang, kami tidak berani lewat," tambahnya.
Orang tua siswa juga mengaku setiap hari harus menyeberangkan anak-anak melewati sungai tersebut.
"Setiap pagi saya gendong anak-anak nyeberang kali, siang juga. Kondisi ini sudah berlangsung lama dan sudah berulang-ulang mengusulkan untuk pembangunan jembatan gantung, namun hingga saat ini belum ada respons," jelas Yoseph, orang tua siswa.
"Setiap pagi harus berjalan kaki dari rumah dan menyeberangi kali. Kami tidak pakai sepatu dari rumah dan setelah menyeberangi kali, baru kami pakai sepatu. Kami harus pakai celana lain nanti baru seberang kali, ganti seragam sekolah agar bisa masuk sekolah," jelas Silvanus Kon, seorang siswa SDI Blawuk.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Sikkka segera membangun jembatan sehingga memudahkan ia dan teman-temannya pergi ke sekolah.
"Setiap hari kami pergi dan pulang sekolah menyeberang kali ini, sebenarnya takut, jika tiba-tiba banjir besar. Bahkan kalau sendiri nyeberang, kami tidak berani lewat," tambahnya.
Orang tua siswa juga mengaku setiap hari harus menyeberangkan anak-anak melewati sungai tersebut.
"Setiap pagi saya gendong anak-anak nyeberang kali, siang juga. Kondisi ini sudah berlangsung lama dan sudah berulang-ulang mengusulkan untuk pembangunan jembatan gantung, namun hingga saat ini belum ada respons," jelas Yoseph, orang tua siswa.
Lihat Juga :