Wisudawan Terbaik Magister Unpad Ini Punya 4 Publikasi Jurnal Scopus
Kamis, 09 Februari 2023 - 10:52 WIB
loading...
A
A
A
3. Cost-Effectiveness Analysis of COVID-19 Vaccination in Low-and Middle-Income Countries” di Journal of Multidisciplinary Healthcare sebagai penulis bersama.
4. “Modifiable and Non-modifiable Factors Associated with Low Awareness of Hypertension Treatment in Indonesia: A Cross-Sectional Population-Based National Survey” di jurnal Global Heart sebagai penulis pertama,
Berhasil masuk ke jurnal internasional Q1, Qisty mengaku, tidak menyangka kalau salah satu tulisannya akan masuk ke Frontier In Public Health. Awalnya, Qisty merasa tidak percaya diri untuk rilis di Q1.
Tulisannya sempat ditolak beberapa kali untuk rilis jurnal Q2 dan Q3. Namun, dosen pembimbing menyarankan untuk mencoba rilis di jurnal Q1. “Cerita di paper saya tentang hipertensi itu adalah submit pertama kali di jurnal Q2 karena itu baru pertama kali menulis, ditolak,” katanya, dikutip dari laman Unpad, Kamis (9/2/2023).
Baca juga: Kisah Gaoussou, Mahasiswa Afrika Nekat Kuliah di Indonesia demi Bangkitkan Ekonomi Kota Kelahiran
Perjuangan untuk tidak pantang menyerah yang dia miliki akhirnya membuahkan hasil. Qisty mendapatkan kesempatan untuk merilis empat jurnalnya sekaligus di jurnal Q1. Hingga akhirnya ia berhasil sebagai wisudawan terbaik di program Magister.
4. “Modifiable and Non-modifiable Factors Associated with Low Awareness of Hypertension Treatment in Indonesia: A Cross-Sectional Population-Based National Survey” di jurnal Global Heart sebagai penulis pertama,
Berhasil masuk ke jurnal internasional Q1, Qisty mengaku, tidak menyangka kalau salah satu tulisannya akan masuk ke Frontier In Public Health. Awalnya, Qisty merasa tidak percaya diri untuk rilis di Q1.
Tulisannya sempat ditolak beberapa kali untuk rilis jurnal Q2 dan Q3. Namun, dosen pembimbing menyarankan untuk mencoba rilis di jurnal Q1. “Cerita di paper saya tentang hipertensi itu adalah submit pertama kali di jurnal Q2 karena itu baru pertama kali menulis, ditolak,” katanya, dikutip dari laman Unpad, Kamis (9/2/2023).
Baca juga: Kisah Gaoussou, Mahasiswa Afrika Nekat Kuliah di Indonesia demi Bangkitkan Ekonomi Kota Kelahiran
Perjuangan untuk tidak pantang menyerah yang dia miliki akhirnya membuahkan hasil. Qisty mendapatkan kesempatan untuk merilis empat jurnalnya sekaligus di jurnal Q1. Hingga akhirnya ia berhasil sebagai wisudawan terbaik di program Magister.
Lihat Juga :