Cerita Asyik Mahasiswa UMM Studi dan Bertemu Artis K-Pop di Korea
Minggu, 12 Februari 2023 - 13:06 WIB
loading...
A
A
A
Ia mengatakan hampir semua sivitas akademika yang ada di Hanyang University sangat terbuka pada para mahasiswa lokal maupun asing. Bahkan di dalam proses pembelajaran, dosen akan menanyai satu persatu mahasiswanya tentang kesulitan yang dialami dan membantunya. Sistem perkuliahannya sendiri juga unik.
“Jadi ketika awal semester, setelah memilih kelas akan ada sistem kelas percobaan selama satu minggu. Jadi jika dalam satu minggu tersebut mahasiswa tidak menyukai proses belajarnya, maka ia bisa mengajukan perpindahan kelas,” ujar mahasiswa jurusan manajemen itu.
Terkait lingkungan belajar, Elrosa kembali menjelaskan bahwa para mahasiswa di korea tidak terlihat ambisius di dalam kelas. tapi berbeda cerita jika di luar jam kuliah. Perpustakan dan ruang belajar selalu penuh dengan mahasiswa.
Apalagi jika mendekati masa ujian, kursi reservasi di kedua tempat tersebut selalu penuh padahal baru beberapa menit jam buka berlangsung. Namun Elrosa mengakui bahwa belajar di perpustakan dan ruang belajar di Korea sangat menyenangkan dan membuatnya fokus.
Ia merasa takut akan stres karena pendidikan di Korea yang berbeda, tapi malah sebaliknya. Selain itu ada satu budaya korea yang sangat ia suka yaitu budaya ‘Pali-Pali’ atau budaya bergerak cepat. Budaya ini diterapkan dalam setiap aspek kehidupan seperti mengerjakan tugas, melayani pelanggan, bahkan sampai ke cara berjalan.
“Hal ini sangat berkebalikan dengan orang-orang Indonesia yang lebih santai. Namun dengan menerapkan budaya ini di kehidupan sehari-hari saya, hasilnya sangat positif dan mengubah pemikiran saya menjadi lebih produktif serta membuat saya lebih menghargai waktu,” kata Elrosa.
Tak hanya suasana belajar yang memberikan pengalaman baru, kesempatan menimba ilmu di Korea ini juga membuatnya dapat bertemu idol-idol K-Pop yang ia sukai. Ia bercerita bahwa setiap minggu sekali selama di Korea, ia dan teman-teman internasionalnya berjumpa dengan K-Pop idol. Biasanya mereka mengunjungi acara variety show music seperti music bank serta music core.
“Jadi ketika awal semester, setelah memilih kelas akan ada sistem kelas percobaan selama satu minggu. Jadi jika dalam satu minggu tersebut mahasiswa tidak menyukai proses belajarnya, maka ia bisa mengajukan perpindahan kelas,” ujar mahasiswa jurusan manajemen itu.
Terkait lingkungan belajar, Elrosa kembali menjelaskan bahwa para mahasiswa di korea tidak terlihat ambisius di dalam kelas. tapi berbeda cerita jika di luar jam kuliah. Perpustakan dan ruang belajar selalu penuh dengan mahasiswa.
Apalagi jika mendekati masa ujian, kursi reservasi di kedua tempat tersebut selalu penuh padahal baru beberapa menit jam buka berlangsung. Namun Elrosa mengakui bahwa belajar di perpustakan dan ruang belajar di Korea sangat menyenangkan dan membuatnya fokus.
Ia merasa takut akan stres karena pendidikan di Korea yang berbeda, tapi malah sebaliknya. Selain itu ada satu budaya korea yang sangat ia suka yaitu budaya ‘Pali-Pali’ atau budaya bergerak cepat. Budaya ini diterapkan dalam setiap aspek kehidupan seperti mengerjakan tugas, melayani pelanggan, bahkan sampai ke cara berjalan.
“Hal ini sangat berkebalikan dengan orang-orang Indonesia yang lebih santai. Namun dengan menerapkan budaya ini di kehidupan sehari-hari saya, hasilnya sangat positif dan mengubah pemikiran saya menjadi lebih produktif serta membuat saya lebih menghargai waktu,” kata Elrosa.
Tak hanya suasana belajar yang memberikan pengalaman baru, kesempatan menimba ilmu di Korea ini juga membuatnya dapat bertemu idol-idol K-Pop yang ia sukai. Ia bercerita bahwa setiap minggu sekali selama di Korea, ia dan teman-teman internasionalnya berjumpa dengan K-Pop idol. Biasanya mereka mengunjungi acara variety show music seperti music bank serta music core.
Lihat Juga :