Khawatir Salah Pilih Jurusan Kuliah di SNBP 2023? Ini Tips dan Trik dari Rektor Untar

Kamis, 16 Februari 2023 - 13:03 WIB
loading...
Khawatir Salah Pilih...
Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi ( SNBP ) resmi dibuka pada pekan ini. Seleksi ini akan memberikan kesempatan pada calon mahasiswa se-Indonesia untuk mendaftar dan diterima di kampus negeri tanpa perlu tes.

Ketua Ikatan Dosen Katolik Indonesia sekaligus Rektor Universitas Tarumanagara Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, mengajak para calon mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan ini. Agustinus juga berpesan agar calon mahasiswa mempertimbangkan matang-matang pilihannya, agar jangan sampai galau pilih jurusan.

Baca juga: 4 Jurusan Kuliah yang Pasti Dibutuhkan Tiap Kementerian, Prospek Kariernya Menjanjikan

"Jadi perlu keseriusan terhadap satu prodi, karena masing-masing punya keunggulan dan masa studi yang kemudian akan ditempuh oleh mahasiswa. Sehingga para mahasiswa yang memilih, (mempertimbangkan) cita-citanya apa, keinginan ke depan apa," kata Agustinus dalam Webinar Komunitas SEVIMA, Kamis (16/2/2023).

Merujuk yang disampaikan Mendikbudristek Nadiem Makarim, ada fenomena 80 persen lulusan mahasiswa bekerja tidak sesuai dengan program studi yang diambilnya semasa kuliah. "Hal itu sesuatu yang wajar, tinggal bagaimana agar tidak terlalu banyak bergeser," ungkapnya.

Baca juga: Pendaftaran KIP Kuliah 2023 Dibuka, Ini Linknya

Bagi calon mahasiswa masih galau memilih jurusan atau program studi yang ingin diambil, Prof Agustinus memiliki tips bagi calon mahasiswa agar tidak salah jurusan. Hal ini bisa menjadi pertimbangan bagi kalian yang masih bingung memilih program studi. Berikut tipsnya:

1. Pilih jurusan sesuai potensi diri

Menurut Prof Agustinus, memilih jurusan yang tepat dapat dimulai dengan memahami potensi diri harus dilihat sejak dini. Bahkan sejak masih menjadi siswa kelas satu di SMA/SMK.

Cara yang bisa dilakukan beragam. Mulai dari berkontemplasi secara mandiri, hingga berdiskusi bersama dengan orang tua, guru, maupun senior.
Sehingga sejak awal, para calon mahasiswa sudah mendapat gambaran memilih jurusan sesuai dengan potensi dan cita-cita yang diimpikan.

"Apa yang jadi potensi dan apa yang jadi cita-cita mereka sehingga sejak awal mereka sudah diarahkan pada proses pemilihan prodi. Kalau itu dilakukan saya kira potensi untuk berubah di kemudian hari tidak terlalu besar," ucapnya.

2. Kenali profesi dan peluang kerja setelah lulus

Calon mahasiswa harus sudah mengenal profesi yang akan dijalaninya ke depan. Artinya ketika memilih program studi tertentu, calon mahasiswa sudah mengetahui apa saja peluang kerja maupun bidang usaha yang akan digeluti setelah lulus.

Sehingga calon mahasiswa memiliki bayangan mengenai manfaat bidang ilmu yang akan dipelajarinya selama nanti. "Calon mahasiswa harus tahu profesi-profesi jika dia mengambil prodi tersebut," ujar Agustinus.

3. Jangan takut ambil Jurusan Sains

Prof Agustinus menyebutkan ada sejumlah prodi yang menjadi favorit saat ini, yakni yang berkaitan dengan teknik informasi (IT). Kendati demikian prodi lain yang konvensional seperti Kedokteran, Psikologi, Dan Hukum, juga masih cukup diminati.

Sementara itu, menurutnya di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), ada kecenderungan mulai berkurang peminatnya. Prof Agustinus memprediksi hal ini terjadi karena cukup ketatnya kompetisi dan proses pembelajaran di bidang STEM. Hal ini cukup disayangkan karena dalam kehidupan manusia banyak sekali bergantung pada bidang tersebut.

"Saya kira ini justru perlu kita promosikan kembali bidang STEM, karena kehidupan kita banyak sekali yang bergantung pada bidang engineering dan peluang kerja masih luar biasa. Terus siapa yang akan membangun kalau tidak ada insinyur di bidang itu, misalnya infrastruktur, pembangunan jalan raya, bangunan, dan lainnya," katanya.

4. Jangan Tutup Mata dengan Kampus Swasta

Yang namanya seleksi dan kompetisi, pasti ada yang lolos maupun tidak. Oleh karena itu sebagai tips pamungkas, Prof. Agustinus mengajak para calon mahasiswa untuk mengeksplorasi berbagai pilihan yang tersedia.

Termasuk kampus swasta yang menurut Prof. Agustinus juga sudah tidak bisa dibedakan lagi dengan kampus negeri. Karena kualitasnya sudah dijamin oleh badan akreditasi, banyak kolaborasi internasional, terdigitalisasi secara administrasi maupun pembelajaran, serta masing-masing kampus memiliki berbagai keunikan dan keunggulan.

"Kita tidak perlu menutup mata dengan perguruan tinggi yang lain. Jadi saya kira dikotomi antara perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) sudah tidak terlalu relevan," terangnya.

"Universitas Tarumanagara sendiri tahun ini menargetkan akan menerima 3.500 sampai 4.000 mahasiswa, sudah terakreditasi unggul, dan proses seleksi maupun penjaminan mutunya juga sangat ketat. Calon mahasiswa tidak perlu galau, fokus kepada cita-citamu," pungkasnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Cek Rasio Keketatan...
Cek Rasio Keketatan 14 Jurusan SV Unpad di SNBT 2026, Ini Daftarnya
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Marak Pelecehan Seksual...
Marak Pelecehan Seksual di Kampus, MUI: Perlu Dikuatkan Lagi Pembinaan Mental dan Spiritual
Saiful Mujani Dilaporkan...
Saiful Mujani Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Penghasutan
Rekomendasi
6 Poin Pernyataan Roy...
6 Poin Pernyataan Roy Suryo dan Dokter Tifa setelah Penahanan Ditangguhkan
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Berita Terkini
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Infografis
Jurusan Kuliah yang...
Jurusan Kuliah yang Lulusannya Berpotensi Besar Kerja di BUMN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved