Siswi SMAN 5 Surabaya Raih Juara Dunia Kompetisi Sains di Taiwan
Selasa, 28 Februari 2023 - 16:23 WIB
loading...
A
A
A
Penelitian ini kemudian dia ajukan untuk mengikuti ajang NASFIA dan dia pun berhasil membawa pulang medali perak. Atas capaiannya itu, Nathania pun mendapat kesempatan untuk berkompetisi ke ajang internasional lain, mulai dari Inggris hingga Barcelona.
Namun, pada akhirnya Nathania memilih mengikuti lomba di Taiwan dengan sejumlah pertimbangan. “Jadi sebenarnya ada beberapa ajakan untuk mengikuti lomba tingkat internasional. Namun, saya memutuskan untuk mengikuti TISF di Taiwan karena paling challenging dan Indonesia belum pernah memenangkannya. Tapi saya tetap lakukan yang terbaik,” ungkapnya.
Baca juga: 4 Fakta Menarik STIN, Sekolah Kedinasan untuk Ahli Intelijen
Nathania mengaku hanya memiliki waktu kurang dari satu bulan untuk mengumpulkan data pendukung dan membuat paper menuju TISF.
Menuju ajang TISF, Nathania hanya memiliki persiapan kurang dari satu bulan. Ia wajib mengumpulkan data pendukung dan membuat paper untuk persiapan TISF. Meski dalam kondisi kesehatan yang menurun, semangat Nathania tetap berkobar karena dia yakin kerja keras itu tidak akan mengkhianati hasil.
Hingga pada pengumuman pemenang, dia pun tidak memiliki ekspektasi tinggi untuk menjadi pemenang, Tapi tak disangka. Nathania meraih juara 1 mengalahkan 21 negara lainnya. “Waktu pengumuman juara itu sebenarnya saya juga enggak berekspektasi apa-apa. Jadi waktu dibacakan juara 4, juara 3, dan juara 2 dan kemudian akhirnya juara 1. Saya bersyukur dan bahagia bisa meraih juara 1,” ucapnya.
TISF 2023 dihadiri sebanyak 22 negara, yaitu Taiwan, Indonesia, Singapura, Thailand, Macau, Filipina, Jepang, Korea Selatan, Rusia, Ukraina, Iran, Mesir, Luxemburg, Afrika Selatan, Tunisia, Turki, Italia, Brasil, Meksiko, Swiss, Republik Ceko, dan Amerika Serikat.
Prestasi yang pernah diraih oleh Nathania selain Juara 1 Taiwan International Science Fair (TISF) 2023, ada pula Medali Perak National Science Fair for Indonesian Adolescents 2022, Juara 1 dan Juara Favorit ASEAN Youth Research Innovation Summit (AYRIS) 2022, dan Piagam Penghargaan Siswa Berprestasi oleh Gubernur Khofifah Jawa Timur tahun 2022.
Namun, pada akhirnya Nathania memilih mengikuti lomba di Taiwan dengan sejumlah pertimbangan. “Jadi sebenarnya ada beberapa ajakan untuk mengikuti lomba tingkat internasional. Namun, saya memutuskan untuk mengikuti TISF di Taiwan karena paling challenging dan Indonesia belum pernah memenangkannya. Tapi saya tetap lakukan yang terbaik,” ungkapnya.
Baca juga: 4 Fakta Menarik STIN, Sekolah Kedinasan untuk Ahli Intelijen
Nathania mengaku hanya memiliki waktu kurang dari satu bulan untuk mengumpulkan data pendukung dan membuat paper menuju TISF.
Menuju ajang TISF, Nathania hanya memiliki persiapan kurang dari satu bulan. Ia wajib mengumpulkan data pendukung dan membuat paper untuk persiapan TISF. Meski dalam kondisi kesehatan yang menurun, semangat Nathania tetap berkobar karena dia yakin kerja keras itu tidak akan mengkhianati hasil.
Hingga pada pengumuman pemenang, dia pun tidak memiliki ekspektasi tinggi untuk menjadi pemenang, Tapi tak disangka. Nathania meraih juara 1 mengalahkan 21 negara lainnya. “Waktu pengumuman juara itu sebenarnya saya juga enggak berekspektasi apa-apa. Jadi waktu dibacakan juara 4, juara 3, dan juara 2 dan kemudian akhirnya juara 1. Saya bersyukur dan bahagia bisa meraih juara 1,” ucapnya.
TISF 2023 dihadiri sebanyak 22 negara, yaitu Taiwan, Indonesia, Singapura, Thailand, Macau, Filipina, Jepang, Korea Selatan, Rusia, Ukraina, Iran, Mesir, Luxemburg, Afrika Selatan, Tunisia, Turki, Italia, Brasil, Meksiko, Swiss, Republik Ceko, dan Amerika Serikat.
Prestasi yang pernah diraih oleh Nathania selain Juara 1 Taiwan International Science Fair (TISF) 2023, ada pula Medali Perak National Science Fair for Indonesian Adolescents 2022, Juara 1 dan Juara Favorit ASEAN Youth Research Innovation Summit (AYRIS) 2022, dan Piagam Penghargaan Siswa Berprestasi oleh Gubernur Khofifah Jawa Timur tahun 2022.
Lihat Juga :