Hasto Ajak Mahasiswa Memiliki Mimpi dan Imajinasi
Senin, 06 Maret 2023 - 19:27 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan itu, Hasto juga mengkritisi kondisi bangsa Indonesia yang memiliki kekayaan sumber daya alam tapi sedikit mahasiswa atau perguruan tinggi yang melakukan riset. Ia menyitir kritik Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri yang tak mendengar riset perguruan tinggi soal makanan bergizi di tengah isu stunting.
"Tidak ada negara sekaya kita dalam wisata kuliner. Sampai ada Buku Mustika Rasa. Australia dan Singapura iri kalau datang ke tempat kita. Tapi kenapa tidak pernah riset akan hal ini? Ibu Mega pernah memberikan kritik pada perguruan tinggi. Kita memiliki makanan yang bergizi kenapa kita menghadapi stunting. Ini ancaman 30-40 tahun bagi kita. Pentingnya kaum perempuan, dan kampus melakukan riset yang membumi," kata Hasto.
Hasto juga menceritakan pengalaman pribadi sejak bersekolah, mahasiswa, bekerja sebagai pegawai, hingga terjun ke dunia politik. "Pengalaman saya dulu di kampus pernah jadi ketua senat, pada usia 38 tahun saya jadi anggota DPR RI. Saya terinspirasi buku karya Jim Collins. Dari buku tersebut, sama dengan Bung Karno, kita diajarkan kita harus punya imajinasi," katanya.
Sementara itu, Rektor UNM Husain Syam menyatakan, ajaran-ajaran Bung Karno masih sangat relevan dan bahkan fundamental bagi Indonesia. Wujudnya seperti dalam Pembukaan UUD 1945, Pancasila, hingga Bhinneka Tunggal Ika.
Di hadapan para mahasiswa dan sivitas akademika yang hadir, ia bernostalgia tentang sejumlah tulisan ditempel di dinding kelas saat masih bersekolah dasar. Misalnya, tulisan berisi pernyataan Bung Karno, "kutitipkan bangsa dan negara ini kepadamu".
"Apa maknanya, beliau telah berjuang habis-habisan membawa Indonesia merdeka, dan saatnya tugas kita agar isilah kemerdekaan dengan penuh perjuangan dan sumber daya manusia berkualitas, sehingga negara ini menjadi maju. Ada amanat kita harus mengambil tanggung jawab di sana," katanya.
"Tidak ada negara sekaya kita dalam wisata kuliner. Sampai ada Buku Mustika Rasa. Australia dan Singapura iri kalau datang ke tempat kita. Tapi kenapa tidak pernah riset akan hal ini? Ibu Mega pernah memberikan kritik pada perguruan tinggi. Kita memiliki makanan yang bergizi kenapa kita menghadapi stunting. Ini ancaman 30-40 tahun bagi kita. Pentingnya kaum perempuan, dan kampus melakukan riset yang membumi," kata Hasto.
Hasto juga menceritakan pengalaman pribadi sejak bersekolah, mahasiswa, bekerja sebagai pegawai, hingga terjun ke dunia politik. "Pengalaman saya dulu di kampus pernah jadi ketua senat, pada usia 38 tahun saya jadi anggota DPR RI. Saya terinspirasi buku karya Jim Collins. Dari buku tersebut, sama dengan Bung Karno, kita diajarkan kita harus punya imajinasi," katanya.
Sementara itu, Rektor UNM Husain Syam menyatakan, ajaran-ajaran Bung Karno masih sangat relevan dan bahkan fundamental bagi Indonesia. Wujudnya seperti dalam Pembukaan UUD 1945, Pancasila, hingga Bhinneka Tunggal Ika.
Di hadapan para mahasiswa dan sivitas akademika yang hadir, ia bernostalgia tentang sejumlah tulisan ditempel di dinding kelas saat masih bersekolah dasar. Misalnya, tulisan berisi pernyataan Bung Karno, "kutitipkan bangsa dan negara ini kepadamu".
"Apa maknanya, beliau telah berjuang habis-habisan membawa Indonesia merdeka, dan saatnya tugas kita agar isilah kemerdekaan dengan penuh perjuangan dan sumber daya manusia berkualitas, sehingga negara ini menjadi maju. Ada amanat kita harus mengambil tanggung jawab di sana," katanya.
Lihat Juga :