IAID Al-Karimiyah: Moderasi Beragama Solusi Kemajuan di Perguruan Tinggi
Senin, 06 Maret 2023 - 23:08 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Mau Kuliah S2 Gratis ke Belanda? Intip Beasiswa Ini
Pihaknya menjalankan kurikulum kampus merdeka yang salah satunya menjadikan bagian materi pancasila sebagai mata kuliah wajib pada setiap program studi. Ia menambahkan PTN maupun PTS membutuhkan moderasi beragama bila perlu setiap mata kuliah disisipkan materi moderasi beragama.
Menurutnya, melalui pembentukan mindset para mahasiswa dalam moderasi beragama yang metching dengan perkembangan zaman. Apalagi, lanjutnya, saat ini juga telah memasuki era society 5.0 dan mengejar ketertinggalan tersebut.
"Kita optimistis dengan moderasi beragama dan mindset mahasiswa yang terbuka pada kemajuan akan membawa dampak positif. Harapan membentuk peradaban bangsa Indonesia yang maju, unggul akan terwujud," harapnya.
Hal senada diutarakan Ketua Pokja Moderasi Beragama Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, Dr. Anis Masykhur, S.Ag, MA. Menurutnya, moderasi beragama sudah ada sejak lama. Sebagaimana dalam QS. Al-Baqarah ayat 143 terdapat kata ummatan wasathon atau umat yang moderat.
Meski begitu, banyak beredar pertanyaan seperti: moderasi beragama sebagai hal baru dan dinilai menyudutkan agama Islam. Di samping itu, mereka menilai Islam tidak moderat dan perlu moderasi.
Pihaknya menjalankan kurikulum kampus merdeka yang salah satunya menjadikan bagian materi pancasila sebagai mata kuliah wajib pada setiap program studi. Ia menambahkan PTN maupun PTS membutuhkan moderasi beragama bila perlu setiap mata kuliah disisipkan materi moderasi beragama.
Menurutnya, melalui pembentukan mindset para mahasiswa dalam moderasi beragama yang metching dengan perkembangan zaman. Apalagi, lanjutnya, saat ini juga telah memasuki era society 5.0 dan mengejar ketertinggalan tersebut.
"Kita optimistis dengan moderasi beragama dan mindset mahasiswa yang terbuka pada kemajuan akan membawa dampak positif. Harapan membentuk peradaban bangsa Indonesia yang maju, unggul akan terwujud," harapnya.
Hal senada diutarakan Ketua Pokja Moderasi Beragama Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, Dr. Anis Masykhur, S.Ag, MA. Menurutnya, moderasi beragama sudah ada sejak lama. Sebagaimana dalam QS. Al-Baqarah ayat 143 terdapat kata ummatan wasathon atau umat yang moderat.
Meski begitu, banyak beredar pertanyaan seperti: moderasi beragama sebagai hal baru dan dinilai menyudutkan agama Islam. Di samping itu, mereka menilai Islam tidak moderat dan perlu moderasi.
Lihat Juga :