Raih Predikat Summa Cumlaude, Sekjen PDIP Jadi Mahasiswa Lulusan Terbaik Unhan
Senin, 13 Maret 2023 - 15:02 WIB
loading...
A
A
A
Setelah itu dilakukan upacara penyerahan sertifikat lulusan terbaik mahasiswa nasional dan internasional serta penyerahan sertifikat kader intelektual bela negara oleh inspektur upacara.
Rektor Unhan Laksamana Madya TNI Prof Amarulla Octavian langsung memberikan piagam penghargaan kepada Hasto berupa map berwarna merah. Kelima penerima lulusan terbaik juga menerima map berwarna merah.
Penyerahan penghargaan turut disaksikan oleh civitas akademika serta para mahasiswa pascasarjana magister dan doktor Unhan. Dalam amanatnya, Prof Amarulla Octavian mengatakan para lulusan magister dan doktor ilmu pertahanan, harus mampu memaknai diri sendiri dan memiliki nilai tambah bagi organisasi, serta bagi negara dan bangsa. Nantinya dapat menjadi modal dasar pembangunan sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta.
"Ancaman cenderung bersifat nonmiliter dilakukan secara nonlinier tidak langsung dan bersifat proxy war, jenis ancaman perang di era sekarang memiliki spektrum yang sangat luas dan secara masif melalui berbagai aspek kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara, berupa ancaman non militer berdimensi ideologi politik ekonomi sosial budaya teknologi keselamatan umum dan legislasi," kata Amarulla.
Kondisi ini tentunya menjadi tantangan sekaligus tugas bagi para calon wisudawan-wisudawati, sebagai alumni Unhan untuk mampu dan turut andil dalam memberikan solusi kontribusi positif bagi keberlangsungan NKRI.
"Saya juga berpesan jadilah kader intelektual bela negara yang mampu menjadi teladan dalam internalisasi nilai nilai negara, dan memberikan darmabakti terbaik bagi negara sesuai profesi dan pekerjaan masing masing," katanya.
Rektor Unhan Laksamana Madya TNI Prof Amarulla Octavian langsung memberikan piagam penghargaan kepada Hasto berupa map berwarna merah. Kelima penerima lulusan terbaik juga menerima map berwarna merah.
Penyerahan penghargaan turut disaksikan oleh civitas akademika serta para mahasiswa pascasarjana magister dan doktor Unhan. Dalam amanatnya, Prof Amarulla Octavian mengatakan para lulusan magister dan doktor ilmu pertahanan, harus mampu memaknai diri sendiri dan memiliki nilai tambah bagi organisasi, serta bagi negara dan bangsa. Nantinya dapat menjadi modal dasar pembangunan sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta.
"Ancaman cenderung bersifat nonmiliter dilakukan secara nonlinier tidak langsung dan bersifat proxy war, jenis ancaman perang di era sekarang memiliki spektrum yang sangat luas dan secara masif melalui berbagai aspek kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara, berupa ancaman non militer berdimensi ideologi politik ekonomi sosial budaya teknologi keselamatan umum dan legislasi," kata Amarulla.
Kondisi ini tentunya menjadi tantangan sekaligus tugas bagi para calon wisudawan-wisudawati, sebagai alumni Unhan untuk mampu dan turut andil dalam memberikan solusi kontribusi positif bagi keberlangsungan NKRI.
"Saya juga berpesan jadilah kader intelektual bela negara yang mampu menjadi teladan dalam internalisasi nilai nilai negara, dan memberikan darmabakti terbaik bagi negara sesuai profesi dan pekerjaan masing masing," katanya.
Lihat Juga :