Raih IPK 3,98, Steven Wijaksana Jadi Wisudawan Terbaik ITS
Jum'at, 17 Maret 2023 - 14:15 WIB
loading...
A
A
A
Dalam membidik cita-cita tersebut, banyak jerih payah yang harus diupayakan oleh wisudawan terbaik pada Wisuda ITS ke-127 ini sejak tahun pertama perkuliahan. Untuk mempertahankan catatan akademisnya yang luar biasa, Steven mengembangkan pola pikir ambisius sejak semester pertama.
Meskipun nilai semester 4 sempat menurun, ia kemudian bangkit kembali untuk mengejar ketertinggalannya. Selagi tetap fokus terhadap tujuan dan tidak terdistraksi, anak ke-2 dari tiga bersaudara ini tetap bisa mempertahankan IPK-nya dengan baik.
Di balik kesuksesan belajarnya, alumnus SMAK St Louis Surabaya ini menerapkan beberapa cara dan motivasi untuk kesuksesan belajarnya. Lebih memilih belajar mandiri dibanding berkelompok dan mencari tempat tenang untuk belajar, membuatnya lebih mudah menyerap materi pelajaran.
Baca juga: Mahasiswa UMM Rancang Facial Detector, Data Diri Pasien akan Muncul Otomatis
Tak hanya itu, Steven pun dikenal getol dalam menyusun target harian. Jika target-target itu terpenuhi, ia akan memberikan hadiah untuk diri sendiri atas pencapaiannya.
Tak hanya mengejar ilmu, pemuda kelahiran 24 Agustus 2001 ini juga membagikan ilmunya lewat mengajar paruh waktu. Lewat bisnis bimbingan belajar (bimbel) orang tuanya, Steven membagikan kepiawaiannya dalam berhitung dan memecahkan soal.
Meskipun nilai semester 4 sempat menurun, ia kemudian bangkit kembali untuk mengejar ketertinggalannya. Selagi tetap fokus terhadap tujuan dan tidak terdistraksi, anak ke-2 dari tiga bersaudara ini tetap bisa mempertahankan IPK-nya dengan baik.
Di balik kesuksesan belajarnya, alumnus SMAK St Louis Surabaya ini menerapkan beberapa cara dan motivasi untuk kesuksesan belajarnya. Lebih memilih belajar mandiri dibanding berkelompok dan mencari tempat tenang untuk belajar, membuatnya lebih mudah menyerap materi pelajaran.
Baca juga: Mahasiswa UMM Rancang Facial Detector, Data Diri Pasien akan Muncul Otomatis
Tak hanya itu, Steven pun dikenal getol dalam menyusun target harian. Jika target-target itu terpenuhi, ia akan memberikan hadiah untuk diri sendiri atas pencapaiannya.
Tak hanya mengejar ilmu, pemuda kelahiran 24 Agustus 2001 ini juga membagikan ilmunya lewat mengajar paruh waktu. Lewat bisnis bimbingan belajar (bimbel) orang tuanya, Steven membagikan kepiawaiannya dalam berhitung dan memecahkan soal.
Lihat Juga :