Diakui Kampus Dunia, 3 Prodi FMIPA UI Jalani Visitasi Internasional dari ASIIN Jerman
Selasa, 28 Maret 2023 - 13:52 WIB
loading...
A
A
A
Ketiga prodi menjalani rangkaian visitasi/audit oleh peer review atau tim asesor ASIIN secara daring. Beberapa tempat yang dikunjungi secara virtual tersebut antara lain Laboratorium Departemen Fisika, Laboratorium Departemen Biologi, Gedung Integrity Laboratory and Research Centre (ILRC), Perpustakaan, Klinik Satelit UI Makara, dan ruang kelas.
Baca juga: Turki Promosikan 18 Universitas Unggulan ke Pelajar Indonesia, Banyak Tawaran Beasiswa
Menurut Kepala Unit Penjaminan Mutu Akademik FMIPA UI, Dr. Dra. Denny Riama Silaban, M.Kom., keikutsertaan ketiga prodi ini merupakan upaya untuk meningkatkan dan memastikan mutu pendidikan di FMIPA UI telah mengikuti standar internasional.
Dengan demikian, FMIPA semakin direkognisi secara internasional serta membuka peluang yang lebih luas untuk berkolaborasi dengan universitas-universitas terkemuka di dunia. Selain itu, upaya ini juga membuka peluang bagi mahasiswa asing untuk melanjutkan studinya di FMIPA UI.
Ia menambahkan, persiapan yang dilakukan sebelum kunjungan tersebut bukan hal yang mudah dilakukan karena melibatkan task force dari berbagai prodi dengan jadwal dan kesibukan yang berbeda. Belum lagi menyamakan persepsi dan langkah (kecepatan kerja) dari masing-masing prodi.
Baca juga: Turki Promosikan 18 Universitas Unggulan ke Pelajar Indonesia, Banyak Tawaran Beasiswa
Menurut Kepala Unit Penjaminan Mutu Akademik FMIPA UI, Dr. Dra. Denny Riama Silaban, M.Kom., keikutsertaan ketiga prodi ini merupakan upaya untuk meningkatkan dan memastikan mutu pendidikan di FMIPA UI telah mengikuti standar internasional.
Dengan demikian, FMIPA semakin direkognisi secara internasional serta membuka peluang yang lebih luas untuk berkolaborasi dengan universitas-universitas terkemuka di dunia. Selain itu, upaya ini juga membuka peluang bagi mahasiswa asing untuk melanjutkan studinya di FMIPA UI.
Ia menambahkan, persiapan yang dilakukan sebelum kunjungan tersebut bukan hal yang mudah dilakukan karena melibatkan task force dari berbagai prodi dengan jadwal dan kesibukan yang berbeda. Belum lagi menyamakan persepsi dan langkah (kecepatan kerja) dari masing-masing prodi.
Lihat Juga :