Beasiswa Luar Negeri Tanpa Syarat TOEFL Paling Diburu, Kuliah Gratis dan Uang Saku Besar

Senin, 03 April 2023 - 04:24 WIB
loading...
Beasiswa Luar Negeri...
Beasiswa DAAD Germany. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Calon mahasiswa yang ingin berburu beasiswa luar negeri tapi kemampuan bahasa Inggrisnya standar jangan khawatir. Ada sejumlah beasiswa luar negeri yang dapat dilamar tanpa harus menunjukkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris TOEFL.

Test of English as a Foreign Language ( TOEFL ) adalah tes yang terstandarisasi untuk mengukur kemampuan Bahasa Inggris dari seseorang yang bahasa ibunya bukanlah Bahasa Inggris.

Baca juga: Kemenkes dan LPDP Sediakan 2.500 Beasiswa Kedokteran untuk Atasi Kekurangan Dokter

TOEFL tidak hanya sebagai syarat untuk kuliah namun juga untuk bekerja. TOEFL memiliki dua jenis tes, yaitu PBT (paper-based test) dan iBT (internet-based test). Skor atau nilai untuk ujian PBT berkisar antara 310–677 sedangkan untuk yang iBT berkisar antara 0–120.

Mayoritas beasiswa luar negeri memang mewajibkan pesertanya untuk melampirkan TOEFL. Namun ternyata, ada beberapa negara yang memberikan beasiswa tanpa TOEFL sebagai syaratnya dan menggantinya dengan ketentuan lain.

Baca juga: Hari Ini Pengumuman SPAN-PTKIN 2023, Berikut Link dan Cara Cek Kelulusan

Penasaran mana saja program beasiswa luar negeri yang tepat buat kalian? Berdasarkan penelusuran tim SINDOnews, berikut 4 negara yang menawarkan program beasiswa tanpa TOEFL.

1. Turkiye Burslari Scholarship


Bagi pejuang beasiswa yang tidak mempunyai TOEFL ataupun IELTS, beasiswa Turkiye Burslari Scholarship adalah salah satu beasiswa yang wajib kalian coba. Selain kelebihan berupa tidak ada syarat sertifikat bahasa, teman-teman penerima beasiswa juga akan diberikan beasiswa penuh untuk kuliah di Turki.

Beasiswa untuk program S1, S2, dan S3 ini mencakup biaya sekolah, akomodasi asrama, tiket pesawat pulang dan pergi, dan kursus Bahasa Turki selama setahun.

Meskipun bukan syarat utama, bukan berarti bagi yang sudah punya sertifikat TOEFL/IELTS jadi tidak terpakai. Soalnya, sertifikat bahasa Inggris tetap bisa dilampirkan dan bisa menjadi nilai plus. Selain itu, beberapa jurusan dan universitas tertentu juga meminta nilai TOEFL/IELTS.

Selain sertifikat bahasa Inggris, mahasiswa yang tertarik mendaftar beasiswa ini juga bisa melampirkan Sertifikat Bahasa Arab atau Perancis.

2. Brunei Darussalam Government

Scholarships to Foreign Students Brunei Darussalam Government Scholarships to Foreign Students adalah program beasiswa tanpa TOEFL yang ditawarkan oleh pemerintah Brunei Darussalam untuk mahasiswa internasional yang ingin kuliah di Brunei Darussalam.

Dengan beasiswa ini, kalian berkesempatan untuk melanjutkan studi di jenjang diploma, S1 dan S2 di 4 kampus terbaik yang siap menaungi kalian di Brunei, yakni Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), Universiti Teknologi Brunei (UTB), dan Politeknik Brunei (PB).

Sama dengan beasiswa kuliah di Turki, program ini bakal membiayai para penerimanya secara penuh.

3. Beasiswa DAAD Germany


Untuk teman-teman mahasiswa yang ingin bersekolah lanjut di Jerman, kalian harus menjajal beasiswa DAAD ini. Sebab beasiswa untuk berkuliah di Jerman ini termasuk beasiswa tanpa TOEFL.

Sebagai gantinya, kalian yang ingin melanjutkan S2 dengan pengantar bahasa Jerman harus mengikuti DSH 2 atau TestDAF 4 dan harus menyesaikan tes tersebut pada level A2.

4. Beasiswa Pemerintah Rusia


Berbeda dengan beasiswa negara lain yang mensyaratkan kemahiran bahasa utama negara tersebut, Rusia justru membuka kesempatan untuk menempuh studi master di Rusia tanpa mensyaratkan kemampuan berbahasa.

Soalnya, penerima beasiswa Pemerintah Rusia ini nantinya akan diberikan pembekalan tentang bahasa Rusia secara gratis selama satu tahun di sana.

Pada 2019 lalu, tercatat ada sekitar 161 mahasiswa Indonesia diberangkatkan ke Rusia untuk melaksanakan studi lanjutan. Jika kalian memiliki IPK S1 setidaknya 3,20, maka beasiswa ini sangat sayang untuk dilewatkan.

5. Global Korea Scholarship (GKS)


GKS adalah program beasiswa yang diperuntukkan bagi calon mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi pada program sarjana dan pascasarjana. Kandidat dapat melamar pada universitas yang telah ditentukan. Selain itu, mahasiswa juga akan mendapatkan kursus pelatihan bahasa Korea selama 1 tahun.

Ada banyak tunjangan beasiswa yang diberikan. Mulai dari tiket pesawat, biaya tinggal, biaya hidup, asuransi kesehatan, uang sekolah, kursus bahasa, hingga biaya bantuan penelitian.

Pendaftaran beasiswa untuk program S1 dibuka pada bulan September hingga Oktober setiap tahunnya. Sedangkan untuk S2 biasanya dibuka pada bulan Februari. Informasi lebih lanjut mengenai beasiswa GKS dapat dilihat pada laman www.studyinkorea.go.kr ya!

6. Chinese Goverment Scholarship


Pemerintah China melalui Chinese Goverment Scholarship menyediakan beasiswa bagi mahasiswa asing yang ingin melanjutkan studi S2 dan S3. Beasiswa ini tidak mewajibkan sertifikat bahasa seperti IELTS atau TOEFL.

Namun, bagi pelamar yang memiliki sertifikat kemampuan bahasa Mandarin, HSK (Hanyu Shuiping Kaosh) wajib melampirkannya. Pelamar dapat melampirkan seluruh dokumen dalam bahasa Mandarin atau bahasa Inggris.

Pendaftaran beasiswa pemerintah China dibuka pada awal tahun. Biasanya pendaftaran akan ditutup pada bulan Februari setiap tahunnya. Informasi selengkapnya dapat dipantau di laman https://www.campuschina.org/.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Pendaftaran 3 Beasiswa...
Pendaftaran 3 Beasiswa LPDP Co-Funding S2 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
SGU-Endress+Hauser Kembangkan...
SGU-Endress+Hauser Kembangkan Talenta melalui Beasiswa, Magang, dan Program Vokasi
Angkatan Pertama Beasiswa...
Angkatan Pertama Beasiswa FR Foundation Siap Tempuh Pendidikan Tinggi di Jepang
Rekomendasi
Ronaldo Tulis Sejarah...
Ronaldo Tulis Sejarah di Piala Dunia yang Sulit Disamai Messi
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Berita Terkini
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Infografis
Jarang Dilirik, 4 Beasiswa...
Jarang Dilirik, 4 Beasiswa Luar Negeri dengan Benefit Selangit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved