Menuju World Class University, Fakultas Bisnis UMN Raih Akreditasi Internasional FIBAA
Kamis, 06 April 2023 - 10:19 WIB
loading...
A
A
A
Dekan Fakultas Bisnis UMN, Dr. Florentina Kurniasari T., S. Sos., MBM., mengungkapkan bahwa sebelumnya Fakultas Bisnis UMN sudah terakreditasi secara nasional oleh BAN-PT.
“Secara nasional sudah akreditasi ya, untuk prodi manajemen dan akuntansi sudah A, kalau MMT itu Baik Sekali. Melalui akreditasi internasional ini kita mendukung visi UMN menjadi World Class University,” ungkap Florentina dalam keterangan pers, Kamis (6/4/2023).
Untuk mendapatkan akreditasi FIBAA ini, Florentina menuturkan banyak persiapan yang dilakukan selama dua tahun kebelakang untuk memastikan dokumen yang dibutuhkan serta mempersiapkan kurikulum berstandar internasional.
“Yang menjadi tantangan adalah ketika menyiapkan kurikulum, karena kurikulum yang dipersiapkan yang berstandar internasional harus mengikuti proses kurikulum yang OBE (Outcome Based Education) kemudian kita juga memastikan bagaimana mengukur supaya mahasiswa itu bisa mencapai capaian ELO (Expected Learning Outcome). Karena FIBAA ini yang diakreditasi kurikulumnya ya,” papar Florentina
Florentina menjelaskan, untuk bisa sampai ke tahap ini, memerlukan beragam upaya dimulai dari mengikuti studi banding hingga mengikuti Bimbingan Teknis khusus yang diadakan oleh DIKTI bagi program studi yang ingin mengajukan akreditasi internasional.
“Ketiga prodi yang mendapatkan akreditasi internasional FIBAA ini bukan prodi terakhir yang akan melakukan akreditasi internasional di tahun ini, dan berharap program studi lain bisa mendapatkan hasil yang ingin dicapai,” terangnya.
Dengan didapatkannya Akreditasi Internasional FIBAA ini, Florentina berharap ke depannya proses pembelajaran akan berorientasi internasional.
“Secara nasional sudah akreditasi ya, untuk prodi manajemen dan akuntansi sudah A, kalau MMT itu Baik Sekali. Melalui akreditasi internasional ini kita mendukung visi UMN menjadi World Class University,” ungkap Florentina dalam keterangan pers, Kamis (6/4/2023).
Untuk mendapatkan akreditasi FIBAA ini, Florentina menuturkan banyak persiapan yang dilakukan selama dua tahun kebelakang untuk memastikan dokumen yang dibutuhkan serta mempersiapkan kurikulum berstandar internasional.
“Yang menjadi tantangan adalah ketika menyiapkan kurikulum, karena kurikulum yang dipersiapkan yang berstandar internasional harus mengikuti proses kurikulum yang OBE (Outcome Based Education) kemudian kita juga memastikan bagaimana mengukur supaya mahasiswa itu bisa mencapai capaian ELO (Expected Learning Outcome). Karena FIBAA ini yang diakreditasi kurikulumnya ya,” papar Florentina
Florentina menjelaskan, untuk bisa sampai ke tahap ini, memerlukan beragam upaya dimulai dari mengikuti studi banding hingga mengikuti Bimbingan Teknis khusus yang diadakan oleh DIKTI bagi program studi yang ingin mengajukan akreditasi internasional.
“Ketiga prodi yang mendapatkan akreditasi internasional FIBAA ini bukan prodi terakhir yang akan melakukan akreditasi internasional di tahun ini, dan berharap program studi lain bisa mendapatkan hasil yang ingin dicapai,” terangnya.
Dengan didapatkannya Akreditasi Internasional FIBAA ini, Florentina berharap ke depannya proses pembelajaran akan berorientasi internasional.
Lihat Juga :