UMJ akan Perkuat Kerja Sama Bidang Pendidikan dengan Kedubes China
Jum'at, 07 April 2023 - 16:32 WIB
loading...
A
A
A
Berkaitan dengan hal tersebut, Ma’mun memperkenalkan Muhammadiyah dan UMJ sebagai bagian dari Amal Usaha Muhammadiyah yang sangat terbuka untuk kerja sama dengan berbagai pihak.
Sebelumnya UMJ telah melakukan kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di China. Ia berharap pertemuan pada Kamis (6/4/2023), dapat mengawali jalinan kerja sama antara UMJ dengan Kedubes China di bidang pendidikan baik dalam program pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, maupun beasiswa studi.
“Jika memungkinkan kita dapat menginisiasi untuk bekerja sama membuka pusat kebudayaan China di UMJ. Kalau kerja sama ini bisa dilakukan, ini yang pertama dengan universitas Muhammadiyah,” ungkap Ma’mun.
Baca juga: 76 Prodi Unesa Siap Tampung 9.166 Mahasiswa Baru via SNBT 2023
Hal penting yang menurut Ma’mun perlu digarisbawahi adalah bahwa Muhammadiyah merupakan representasi dari organisasi Islam yang moderat. “Komitmen Muhammadiyah sejak awal untuk mengedepankan prinsip Islam moderat ditandai dengan praktik langsung. Tidak hanya bicara toleransi tapi juga praktik di lapangan,” ungkap Ma’mun.
Sementara itu, Zhou Kan menyatakan bahwa kemitraan strategis dan komprehensif antara China dan Indonesia telah berkembang pesat dan telah menghasilkan bukti nyata. China telah menjadi mitra dagang yang besar dan sumber utama investasi Indonesia.
Sebelumnya UMJ telah melakukan kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di China. Ia berharap pertemuan pada Kamis (6/4/2023), dapat mengawali jalinan kerja sama antara UMJ dengan Kedubes China di bidang pendidikan baik dalam program pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, maupun beasiswa studi.
“Jika memungkinkan kita dapat menginisiasi untuk bekerja sama membuka pusat kebudayaan China di UMJ. Kalau kerja sama ini bisa dilakukan, ini yang pertama dengan universitas Muhammadiyah,” ungkap Ma’mun.
Baca juga: 76 Prodi Unesa Siap Tampung 9.166 Mahasiswa Baru via SNBT 2023
Hal penting yang menurut Ma’mun perlu digarisbawahi adalah bahwa Muhammadiyah merupakan representasi dari organisasi Islam yang moderat. “Komitmen Muhammadiyah sejak awal untuk mengedepankan prinsip Islam moderat ditandai dengan praktik langsung. Tidak hanya bicara toleransi tapi juga praktik di lapangan,” ungkap Ma’mun.
Sementara itu, Zhou Kan menyatakan bahwa kemitraan strategis dan komprehensif antara China dan Indonesia telah berkembang pesat dan telah menghasilkan bukti nyata. China telah menjadi mitra dagang yang besar dan sumber utama investasi Indonesia.
Lihat Juga :