Karya Animasi SMK hingga Robot Humanoid Polibatam akan Tampil di Hannover Messe 2023

Jum'at, 14 April 2023 - 14:54 WIB
loading...
Karya Animasi SMK hingga...
Dirjen Diksi Kemendikbudristek Kiki Yuliati bersama perwakilan SMK dan politeknik yang akan tampil di Hannover Messe 2023. Foto/BKHM.
A A A
JAKARTA - Indonesia kembali dipercaya menjadi Official Partner Country Hannover Messe 2023. Inovasi dari SMK dan politeknik akan dipamerkan di pameran industri terbesar yang digelar di Jerman ini.

Dirjen Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Kemendikbudristek Kiki Yuliati mengatakan, Hannover Messe 2023 merupakan kesempatan untuk menunjukkan pendidikan vokasi di Indonesia mampu menghadirkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan sejalan dengan key drivers pembangunan Indonesia.

Apalagi, pendidikan vokasi menjadi prioritas pemerintah dalam penyiapan SDM untuk menyongsong Indonesia Emas dan peta jalan Making Indonesia 4.0.

“Kami ingin menunjukkan bagaimana transformasi pendidikan vokasi melalui kebijakan Merdeka Belajar di Indonesia mampu menyiapkan SDM unggul dan menghasilkan inovasi produk unggulan dari kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan juga industri,” katanya, melalui siaran pers, Jumat (14/4/2023).

Baca juga: Mengenal 11 Cagar Budaya Nasional Terbaru di 5 Provinsi, Pabrik Semen hingga Rumah Dokter

Hannover Messe 2023, lanjut Kiki, sekaligus menjadi peluang untuk memperkuat transformasi pendidikan vokasi melalui kerja sama dengan industri maupun institusi pendidikan dari berbagai negara yang ikut di pameran tersebut.

Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Kemitraan dan Penyelarasan DUDI, Uuf Brajawidagda mengatakan, pameran ini menjadi kesempatan bagi berbagai negara untuk memamerkan produk inovasinya.

Hannover Messe akan dihadiri lebih dari 5.500 exhibitors dari berbagai negara, 200.000 pengunjung internasional, dan menghasilkan 6,5 juta kontak bisnis setiap tahunnya.

Uuf mengatakan, semangat yang dibawa melalui pameran ini tak hanya menampilkan produk inovatif. Namun juga menumbuhkan bisnis dan menggalang kolaborasi antar satuan pendidikan secara umum dan mitra strategis di tataran global.

Diketahui, Hannover Messe akan meraup transaksi sebesar USD30 juta atau setara dengan Rp440 miliar. Indonesia kembali dipercaya untuk menjadi Official Partner Country Hannover Messe 2023.

Terdapat 13 kementerian/lembaga yang akan turut berpartisipasi di ajang tersebut, salah satunya adalah Kemendikbudristek, di mana Ditjen Pendidikan Vokasi menjadi salah satu co-exhibitors-nya.

Dengan semangat Infinite Journey, Ditjen Pendidikan Vokasi akan mempersembahkan transformasi pendidikan vokasi di bidang teknologi robotika, artificial intelligence (AI), ekosistem kendaraan listrik, hingga industri kreatif. Dirjen Pendidikan Vokasi juga dijadwalkan akan menjadi pembicara dalam sesi konferensi dengan tema Human Capital.

Sementara itu, produk-produk inovasi satuan pendidikan vokasi yang ditampilkan di Hannover Messe antara lain Robot Humanoid karya Politeknik Negeri Batam (Polibatam) dan produk fabrication laboratory dari Sekolah Vokasi UGM.

Selain itu, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi juga akan menampilkan ekosistem kendaraan listrik yang sedang dikembangkan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) melalui produk mobil listrik Flex Ev, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Tenaga Surya (SPKLTS), dan bengkel konversi kendaraan listrik.

Untuk mendukung sustainability, Ditjen Pendidikan Vokasi membawa inovasi eco material berupa bioplastik berbahan dasar nata de coco dan varnish dari minyak kelapa sawit hasil inovasi Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia), Jakarta.

Sementara di industri kreatif, selain produk animasi Ficusia (Polibatam), Ditjen Pendidikan Vokasi juga akan menampilkan karya animasi siswa SMK Raden Umar Said (RUS) Kudus, Jawa Tengah.

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Universitas Terbuka yang Perlu Calon Mahasiswa Ketahui

Delegasi Ditjen Pendidikan Vokasi akan berangkat ke Jerman pada Jumat (14-04-2023). Pameran Hannover Messe 2023 akan berlangsung selama sepekan sejak 17—21 April 2023. Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan hadir di pameran tersebut.

Berikut jenis produk unggulan yang akan ditampilkan Kemendikbudristek dan perguruan tinggi di Hannover Messe.

1. Kemendikbudristek. Produk unggulannya adalah
a. Showcase policy / kebijakan Kementerian seperti MBKM, Kedaireka, IISMA Vokasi
b. Showcase potensi kemitraan dengan berbagai Politeknik atau SMK Pusat Keunggulan, Perusahaan yang relevan dengan sektor vokasi di Indonesia (e.g. D-Tech atau D-lab di Salatiga)
c. Showcase dari perusahaan / company Indonesia yang menunjukkan keberhasilan inovasi dari Pendidikan Vokasi.

2. Politeknik Negeri Batam dengan produk unggulan yaitu Robot Humanoid yang dilengkapi dengan teknologi kecerdasaan buatan.

3. Politeknik Negeri Jakarta dengan produk unggulan yaitu Electric Vehicle, bengkel konversi kendaraan listrik, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Tenaga Surya (SPKLTS).

4. Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta dengan produk unggulan adalah Eco Material berupa plastik kemasan berbahan dasar air kelapa dan produk varnish dari minyak kelapa sawit.

5. Sekolah Vokasi UGM dengan produk unggulan adalah Fabrication Laboratory.

6. Institut Teknologi Bandung dengan produk unggulan adalah Biops Agrotekno (Autonomous Farming), Karla Bionics (Alat Kesehatan), Autonomous Underwater Glider dan Hybrid Autonomous Underwater Vehicle, IkanKu dan UdangKu, E-Trike, Ecofoam, Indonesian Natural Language Processing API (Text & Speech), serta Markherb (suplemen kesehatan).

7. Universitas Airlangga dengan produk unggulan adalah serum anti penuaan dini, bahan baku pengisi/pengganti kerusakan tulang dan gigi (bonegraft), alternatif cangkang kapsul halal, vaksin covid-19, suplemen makanan untuk penderita nyeri sendi lutut.

Turut dipamerkan kit diagnostic dan immunotheraphy alergen, enzim untuk limbah pertanian, serta antimikroba dan biomodulasi sel untuk akselerrator penyembuhan penyakit gigi dan mulut.

8. Universitas Syiah Kuala dengan produk unggulan adalah Eau de perfume, deodorant, body serum lotion.

9. SMK Raden Umar Said (RUS) Kudus dengan produk unggulan yaitu Animasi Sabda Alam yang merupakan film animasi yang mengampanyekan pentingnya menjaga ekosistem lingkungan .

Mengangkat kisah mengenai keindahan alam yang awalnya berjalan dengan sempurna dan disertai kehidupan berbagai satwa liar berupa burung-burung cantik yang terbang bebas. Namun sayang, keberadaannya makin terancam punah akibat perburuan liar dan diperjualbelikan secara ilegal.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
Cek Rasio Keketatan...
Cek Rasio Keketatan 14 Jurusan SV Unpad di SNBT 2026, Ini Daftarnya
Lulusan SMK dan LKP...
Lulusan SMK dan LKP Makin Mendunia, 3.600 Alumni Siap Kerja di Berbagai Negara
Revitalisasi Sekolah,...
Revitalisasi Sekolah, Kemendikdasmen Hadirkan 1.008 Ruang Praktik Siswa SMK
MNC University dan BPSDMI...
MNC University dan BPSDMI Kemenperin Teken MoU di PIDI 4.0, Perkuat SDM Industri Berbasis Digital dan Vokasi
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
SGU-Endress+Hauser Kembangkan...
SGU-Endress+Hauser Kembangkan Talenta melalui Beasiswa, Magang, dan Program Vokasi
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Rekomendasi
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Berita Terkini
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
ITS Tembus Peringkat...
ITS Tembus Peringkat 101-200 Besar Dunia di THE Impact Ratings 2026
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved