Tim Mahasiswa FKUI Raih Silver pada Ajang Internasional di University of Cambridge
Kamis, 04 Mei 2023 - 23:48 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut ia menjelaskan, timnya juga meneliti tiga glukometer dari tiga merk berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuran yang dilakukan dari merk glukometer yang berbeda bisa menghasilkan pengukuran yang berbeda jika ada zat-zat pengganggu, seperti zat maltosa, dekstrosa, dan ekstrak cabai.
Penelitian mereka berjudul “The Effects of Chili Peppers (Capsicum frutescens), Maltose, and Dextrose Interference on the Precision and Sensitivity of Three Glucometers Compared to Spectrophotometer”, dibimbing guru besar Biokimia dan Biologi Molekuler FKUI, Prof. Dr. rer. physiol. dr. Septelia Inawati Wanandi.
Sebelumnya, pada Juni 2022, Tim FKUI mengikuti pelatihan Global Mini-PhD Programme yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan ReachSci Society, University of Cambridge, selama 8 minggu secara daring.
Program ini dilaksanakan untuk memperkenalkan dunia keilmiahan, memberikan pelatihan riset, serta mendampingi mahasiswa dalam mendesain, menjalankan, dan menulis laporan penelitian terhadap sebuah permasalahan global.
Hasil penelitian kemudian diikutsertakan dalam kompetisi pada Maret 2023. Hasilnya, Tim FKUI tidak hanya meraih prestasi sebagai tim, para mahasiswa juga berhasil meraih prestasi individu yaitu Best Social Media Photo Post yang diraih oleh Reynardi Larope Sutanto; Best Social Media Video Post yang diraih oleh Maritza Andreanne Rafa Ayusha; Best Scientific Representation yang diraih oleh Reynardi Larope Sutanto; dan Best Creative Video oleh Bryanna Infinita Laviashna Saputro.
Berbagai prestasi tersebut diberikan setelah tim juri menilai kinerja tim mahasiswa FKUI yang baik dalam program ReachSci Mini-PhD. Selain itu, para peserta, sebagai sebuah tim, menunjukkan penelitian yang baik dan keterampilan yang profesional.
“Banyak sekali hal baru yang kami pelajari, mulai dari aspek ilmu teori melalui kuliah-kuliah, hingga kemampuan lab melalui latihan di laboratorium. Selain itu, banyak pula soft skills yang kami asah seperti leadership, teamwork, communication, public speaking, dan time management dan kami juga membangun network internasional pada saat konferensi yang juga bermanfaat bagi kemajuan riset Indonesia dan dunia. Hasil akhir riset ini ditampilkan pada konferensi Reachsci 2023: Challenges and Solutions in STEM Research Training,” kata Bryanna.
Penelitian mereka berjudul “The Effects of Chili Peppers (Capsicum frutescens), Maltose, and Dextrose Interference on the Precision and Sensitivity of Three Glucometers Compared to Spectrophotometer”, dibimbing guru besar Biokimia dan Biologi Molekuler FKUI, Prof. Dr. rer. physiol. dr. Septelia Inawati Wanandi.
Sebelumnya, pada Juni 2022, Tim FKUI mengikuti pelatihan Global Mini-PhD Programme yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan ReachSci Society, University of Cambridge, selama 8 minggu secara daring.
Program ini dilaksanakan untuk memperkenalkan dunia keilmiahan, memberikan pelatihan riset, serta mendampingi mahasiswa dalam mendesain, menjalankan, dan menulis laporan penelitian terhadap sebuah permasalahan global.
Hasil penelitian kemudian diikutsertakan dalam kompetisi pada Maret 2023. Hasilnya, Tim FKUI tidak hanya meraih prestasi sebagai tim, para mahasiswa juga berhasil meraih prestasi individu yaitu Best Social Media Photo Post yang diraih oleh Reynardi Larope Sutanto; Best Social Media Video Post yang diraih oleh Maritza Andreanne Rafa Ayusha; Best Scientific Representation yang diraih oleh Reynardi Larope Sutanto; dan Best Creative Video oleh Bryanna Infinita Laviashna Saputro.
Berbagai prestasi tersebut diberikan setelah tim juri menilai kinerja tim mahasiswa FKUI yang baik dalam program ReachSci Mini-PhD. Selain itu, para peserta, sebagai sebuah tim, menunjukkan penelitian yang baik dan keterampilan yang profesional.
“Banyak sekali hal baru yang kami pelajari, mulai dari aspek ilmu teori melalui kuliah-kuliah, hingga kemampuan lab melalui latihan di laboratorium. Selain itu, banyak pula soft skills yang kami asah seperti leadership, teamwork, communication, public speaking, dan time management dan kami juga membangun network internasional pada saat konferensi yang juga bermanfaat bagi kemajuan riset Indonesia dan dunia. Hasil akhir riset ini ditampilkan pada konferensi Reachsci 2023: Challenges and Solutions in STEM Research Training,” kata Bryanna.
Lihat Juga :