Hilang Semangat Gara-gara Putus Cinta, Ini Kata Dosen Psikologi UMM
Selasa, 16 Mei 2023 - 19:17 WIB
loading...
Dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Ibnu Sutoko, S.Psi., M.Psi. Foto/Dok/UMM
A
A
A
JAKARTA - Saat mengalami putus cinta, seseorang biasanya merasa malas melakukan berbagai hal. Termasuk bekerja maupun belajar. Mengapa hal ini bisa terjadi? Dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Ibnu Sutoko, S.Psi., M.Psi memberikan penjelasannya.
Menurutnya, cinta merupakan salah satu kebutuhan psikologis manusia. Maka dari itu, banyak tokoh psikologi yang mengatakan bahwa cinta dan kasih sayang merupakan suatu kebutuhan yang harus terpenuhi.
Baca juga: Daftar BUMN yang Menerima Lulusan S1 Semua Jurusan, Jaminan Karier dan Gaji Tinggi
Ketika seseorang kehilangan suatu kebutuhan di dalam dirinya, maka ini dapat menyebabkan seseorang menjadi malas.
Keadaan tidak bersemangat ini berhubungan dengan kebutuhan afeksi. Jika tidak segera diatasi dengan benar, maka hal ini akan berdampak serius. Seperti munculnya stres yang menyebabkan banyak pikiran, susah tidur hingga tidak berselera makan.
"Ketika fenomena itu tidak ditangani dengan baik, maka akan berubah menjadi sebuah depresi. Mood seseorang juga akan cenderung menjadi negatif, sering menangis, dan keinginan untuk bersosial menurun. Hal ini tentu dapat berdampak buruk pada kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Baca juga: Sederet Sekolah Kedinasan Tanpa Tes Fisik Paling Diminati, Lulus Otomatis PNS
Menurutnya, cinta merupakan salah satu kebutuhan psikologis manusia. Maka dari itu, banyak tokoh psikologi yang mengatakan bahwa cinta dan kasih sayang merupakan suatu kebutuhan yang harus terpenuhi.
Baca juga: Daftar BUMN yang Menerima Lulusan S1 Semua Jurusan, Jaminan Karier dan Gaji Tinggi
Ketika seseorang kehilangan suatu kebutuhan di dalam dirinya, maka ini dapat menyebabkan seseorang menjadi malas.
Keadaan tidak bersemangat ini berhubungan dengan kebutuhan afeksi. Jika tidak segera diatasi dengan benar, maka hal ini akan berdampak serius. Seperti munculnya stres yang menyebabkan banyak pikiran, susah tidur hingga tidak berselera makan.
"Ketika fenomena itu tidak ditangani dengan baik, maka akan berubah menjadi sebuah depresi. Mood seseorang juga akan cenderung menjadi negatif, sering menangis, dan keinginan untuk bersosial menurun. Hal ini tentu dapat berdampak buruk pada kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Baca juga: Sederet Sekolah Kedinasan Tanpa Tes Fisik Paling Diminati, Lulus Otomatis PNS
Lihat Juga :