Apakah Mie Instan Benar-benar Berbahaya? Ini Penjelasan dari Dosen UMM
Rabu, 17 Mei 2023 - 17:41 WIB
loading...
Mie Instan. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Sebagian besar masyarakat Indonesia menggemari mie instan . Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa menyukainya. Namun ada pendapat yang menili bahwa konsumsi mie instan kurang begitu baik bagi tubuh, bahkan membahayakan diri.
Melihat fenomena itu, Dosen Ilmu Teknologi Pangan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Devi Dwi Siskawardani, S.TP., M.Sc. memberikan penjelasannya. Ia mengingatkan ada beberapa hal yang harus diwaspadai saat mengonsumsi penganan mie instan.
Baca juga: Daftar BUMN yang Menerima Lulusan S1 Semua Jurusan, Jaminan Karier dan Gaji Tinggi
“Banyak orang Indonesia yang mengkonsumsi mie dengan dicampur dengan nasi. Padahal cara itu membahayakan kesehatan karena bahan baku mie instan tinggi akan karbohidrat dan gula. Mengonsumsinya terlalu banyak akan meningkatkan resiko beberapa penyakit seperti tekanan darah tinggi, diabetes, sakit kepala, gangguan hati, bahkan obesitas,” tambahnya.
Selain itu, pada bagian bumbu mie instan juga terdapat kandungan monosodium glutamat (MSG) yang tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, tentunya akan menyebabkan penyakit pada tubuh. Maka dari itu, ia menyarankan agar masyarakat tidak menuang semua bumbunya. Hanya sebagian saja, kemudian menambahkan bumbu-bumbu alami.
“Misalnya dengan menambah bawang-bawangan. Kita juga bisa menambahkan sayuran serta daging agar dapat memenuhi kebutuhan gizi,” tambahnya.
Baca juga: Ini 5 Perbedaan Lulusan Universitas Pertahanan dan Lulusan Akademi Militer
Melihat fenomena itu, Dosen Ilmu Teknologi Pangan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Devi Dwi Siskawardani, S.TP., M.Sc. memberikan penjelasannya. Ia mengingatkan ada beberapa hal yang harus diwaspadai saat mengonsumsi penganan mie instan.
Baca juga: Daftar BUMN yang Menerima Lulusan S1 Semua Jurusan, Jaminan Karier dan Gaji Tinggi
“Banyak orang Indonesia yang mengkonsumsi mie dengan dicampur dengan nasi. Padahal cara itu membahayakan kesehatan karena bahan baku mie instan tinggi akan karbohidrat dan gula. Mengonsumsinya terlalu banyak akan meningkatkan resiko beberapa penyakit seperti tekanan darah tinggi, diabetes, sakit kepala, gangguan hati, bahkan obesitas,” tambahnya.
Selain itu, pada bagian bumbu mie instan juga terdapat kandungan monosodium glutamat (MSG) yang tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, tentunya akan menyebabkan penyakit pada tubuh. Maka dari itu, ia menyarankan agar masyarakat tidak menuang semua bumbunya. Hanya sebagian saja, kemudian menambahkan bumbu-bumbu alami.
“Misalnya dengan menambah bawang-bawangan. Kita juga bisa menambahkan sayuran serta daging agar dapat memenuhi kebutuhan gizi,” tambahnya.
Baca juga: Ini 5 Perbedaan Lulusan Universitas Pertahanan dan Lulusan Akademi Militer
Lihat Juga :