Apakah Mie Instan Benar-benar Berbahaya? Ini Penjelasan dari Dosen UMM
Rabu, 17 Mei 2023 - 17:41 WIB
loading...
A
A
A
Devi pun menyarankan saat mengolah mie instan, air rebusan pertama sebaiknya dibuang. Utamanya untuk mie rebus. Ia melarang untuk mencampurkan air rebusan langsung dengan bumbu.
“Tentu ada alasan kenapa saya mengimbau hal ini. Yakni agar kandungan bahan kimia pada mie instan tidak masuk ke dalam tubuh, tapi dibuang. Instensitas konsumsi mie juga tidak boleh terlalu sering. Maksimal dua kali dalam seminggu,” tambahnya.
Devi juga menyebut beberapa inovasi makanan, termasuk mie instan yang lebih sehat. Yakni denagn mengurangi kadar dari bahan kimia tertentu. Misalnya jumlah kalorinya yang lebih rendah, tidak memakai MSG hingga menggunakan pewarna alami dengan memanfaatkan sayuran ataupun buah-buahan. Walaupun diklaim sehat, konsumsinya juga harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.
“Saat ini Inovasi pembuatan mie instan sangat beragam. Ada yang dibuat dari umbi-umbian, tahu, dan lain sebagainya. Adapula mie isntand berbahan baku daun kelor yang bertujuan menghasilkan antioksidan,” paparnya mengakhiri.
“Tentu ada alasan kenapa saya mengimbau hal ini. Yakni agar kandungan bahan kimia pada mie instan tidak masuk ke dalam tubuh, tapi dibuang. Instensitas konsumsi mie juga tidak boleh terlalu sering. Maksimal dua kali dalam seminggu,” tambahnya.
Devi juga menyebut beberapa inovasi makanan, termasuk mie instan yang lebih sehat. Yakni denagn mengurangi kadar dari bahan kimia tertentu. Misalnya jumlah kalorinya yang lebih rendah, tidak memakai MSG hingga menggunakan pewarna alami dengan memanfaatkan sayuran ataupun buah-buahan. Walaupun diklaim sehat, konsumsinya juga harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.
“Saat ini Inovasi pembuatan mie instan sangat beragam. Ada yang dibuat dari umbi-umbian, tahu, dan lain sebagainya. Adapula mie isntand berbahan baku daun kelor yang bertujuan menghasilkan antioksidan,” paparnya mengakhiri.
(mpw)
Lihat Juga :