Ada Kegiatan Unik di PWN Gorontalo, Mahasiswa Jadi Guru SD dan Nginap di Rumah Warga
Rabu, 24 Mei 2023 - 10:45 WIB
loading...
A
A
A
Hawa gerah dan teriknya sinar matahari yang cukup menyengat di lapangan sore itu pun tak menyurutkan para siswa bermain. Mereka justru begitu asyik menikmati alur permainan yang dipimpin oleh Amirul Haz, mahasiswa dari UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten tersebut.
Amirul pun telaten dan senang turut bermain dengan siswa kelas 3, 4 dan 5 SDN Limboto 21 tersebut. “Permainan ini adalah mengajarkan kekompakan. Tujuannya siswa sejak dini memiliki kesadaran sekaligus kebersamaan yang tinggi,” ujar Amirul.
Tak hanya di luar ruangan, para siswa sebelumnya juga diberi materi di dalam kelas tentang pengetahuan Dasa Darma Pramuka dan Peraturan Baris Berbaris (PBB). Lewat materi ini, siswa SD juga dipahamkan tentang makna cinta Tanah Air, kejujuran, hingga kedisiplinan.
Nur Fadilah Laita, siswi kelas 4 SDN 21 Limboto mengaku senang dengan kehadiran para kontingen PWN ke-XVI di sekolahnya. Pelajaran tentang Dasa Darma, PBB, dan aneka permainan yang dibawakan lebih santai oleh mahasiswa membuatnya gampang dimengerti dan mengasyikkan.
![Ada Kegiatan Unik di PWN Gorontalo, Mahasiswa Jadi Guru SD dan Nginap di Rumah Warga]()
Selain itu, dia juga senang karena banyak berkenalan dengan mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. “Senang dan asyik. Saya ingin sekali ke daerah asal mas dan mbak mahasiswa,” ujar Fadilah.
Selain mengajar, bakti sosial kontingen PWN juga diisi dengan kegiatan penanaman pohon di Kecamatan Limboto. Di antara pohon yang ditanam adalah jenis mahoni. Sejumlah mahasiswa juga menanami pohon penghijauan di pinggir jalan Desa Tilihuwa. Kegiatan lain adalah merenovasi tempat ibadah.
Baca juga: Besok Dibuka Menag, 1.200 Mahasiswa Ikuti PWN 2023 Gorontalo
Alwin Rizki, mahasiswa asal IAIN Takengon mengaku bersyukur bisa terpilih dalam kegiatan bakti sosial ini. Menurutnya, kegiatan ini mengajarkan banyak hal seperti pentingnya pengabdian, mencintai lingkungan hingga penghormatan atas budaya Indonesia.
Amirul pun telaten dan senang turut bermain dengan siswa kelas 3, 4 dan 5 SDN Limboto 21 tersebut. “Permainan ini adalah mengajarkan kekompakan. Tujuannya siswa sejak dini memiliki kesadaran sekaligus kebersamaan yang tinggi,” ujar Amirul.
Tak hanya di luar ruangan, para siswa sebelumnya juga diberi materi di dalam kelas tentang pengetahuan Dasa Darma Pramuka dan Peraturan Baris Berbaris (PBB). Lewat materi ini, siswa SD juga dipahamkan tentang makna cinta Tanah Air, kejujuran, hingga kedisiplinan.
Nur Fadilah Laita, siswi kelas 4 SDN 21 Limboto mengaku senang dengan kehadiran para kontingen PWN ke-XVI di sekolahnya. Pelajaran tentang Dasa Darma, PBB, dan aneka permainan yang dibawakan lebih santai oleh mahasiswa membuatnya gampang dimengerti dan mengasyikkan.

Selain itu, dia juga senang karena banyak berkenalan dengan mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. “Senang dan asyik. Saya ingin sekali ke daerah asal mas dan mbak mahasiswa,” ujar Fadilah.
Selain mengajar, bakti sosial kontingen PWN juga diisi dengan kegiatan penanaman pohon di Kecamatan Limboto. Di antara pohon yang ditanam adalah jenis mahoni. Sejumlah mahasiswa juga menanami pohon penghijauan di pinggir jalan Desa Tilihuwa. Kegiatan lain adalah merenovasi tempat ibadah.
Baca juga: Besok Dibuka Menag, 1.200 Mahasiswa Ikuti PWN 2023 Gorontalo
Alwin Rizki, mahasiswa asal IAIN Takengon mengaku bersyukur bisa terpilih dalam kegiatan bakti sosial ini. Menurutnya, kegiatan ini mengajarkan banyak hal seperti pentingnya pengabdian, mencintai lingkungan hingga penghormatan atas budaya Indonesia.
Lihat Juga :