Uhamka Gelar Seminar Internasional Indonesa-Malaysia Outlook, Hadirkan Akademisi 2 Negara
Kamis, 25 Mei 2023 - 10:11 WIB
loading...
A
A
A
Ia juga mengatakan bahwa keamanan dan perdamaian menjadi penting beriringan dengan stabilitas ekonomi serta politik. Ini sebagai syarat terwujudnya demokrasi.
“Kedua negara Indonesia dan Malaysia harus tampil sebagai negara dan bangsa yang kuat secara ekonomi dan politik. Selain itu, peran diplomatik dua Negara melalui Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) sangat penting untuk membangun dunia aman tanpa peperangan, genosida dan menyelesaikan krisis kemanusian,” kata dia.
Karena itu, menurutnya, harus dibangun aliansi global di mana Indonesia dan Malaysia bisa secara maksimal memainkan peran strategis.
“Saya melihat Anwar Ibrahim adalah tokoh penting dalam sejarah perjalanan politik Malaysia. Sebagai seorang muslim sejati, intelektual, kritis dan terbuka ia memperkenalkan konsep Malaysia Madani," terangnya.
"Ide ini sungguh penting Dan memiliki spirit sama dengan Islam Berkemajuan. Menurut saya, sebagaimana yang saya jelaskan dalam buku saya, bahwa dua gagasan ini sangat dibutuhkan untuk memperkokoh demokrasi di dua negara ini,” tambahnya.
Tapi, kata Sudarnoto, ini tidak mudah dan menghadapi tantangan besar. Dia berharap para pembaca dapat mengenal dengan lebih baik negara tetangga kita yaitu Malaysia agar dapat menjalin sinergi dengan baik.
Sementara itu, Mohammad Fazril bin Mohd Saleh selaku Secretary General ABIM mengatakan bahwa acara ini merupakan momen yang penting untuk dikembangkan lagi di berbagai tempat dan sektor. Ia berharap adanya resolusi dan tindakan dalam melaksanakan proses peningkatan hubungan Indonesia dengan Malaysia.
“Harapan kami akan hadir sebuah resolusi yang dapat membuat hubungan Indonesia dan Malaysia semakin kompleks dalam berbagai lapisan, bukan hanya antar pemerintah tetapi juga seluruh sektor lainnya saling berhubungan termasuk ABIM untuk masyarakat,” tutur Mohammad Fazril.
“Kedua negara Indonesia dan Malaysia harus tampil sebagai negara dan bangsa yang kuat secara ekonomi dan politik. Selain itu, peran diplomatik dua Negara melalui Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) sangat penting untuk membangun dunia aman tanpa peperangan, genosida dan menyelesaikan krisis kemanusian,” kata dia.
Karena itu, menurutnya, harus dibangun aliansi global di mana Indonesia dan Malaysia bisa secara maksimal memainkan peran strategis.
“Saya melihat Anwar Ibrahim adalah tokoh penting dalam sejarah perjalanan politik Malaysia. Sebagai seorang muslim sejati, intelektual, kritis dan terbuka ia memperkenalkan konsep Malaysia Madani," terangnya.
"Ide ini sungguh penting Dan memiliki spirit sama dengan Islam Berkemajuan. Menurut saya, sebagaimana yang saya jelaskan dalam buku saya, bahwa dua gagasan ini sangat dibutuhkan untuk memperkokoh demokrasi di dua negara ini,” tambahnya.
Tapi, kata Sudarnoto, ini tidak mudah dan menghadapi tantangan besar. Dia berharap para pembaca dapat mengenal dengan lebih baik negara tetangga kita yaitu Malaysia agar dapat menjalin sinergi dengan baik.
Sementara itu, Mohammad Fazril bin Mohd Saleh selaku Secretary General ABIM mengatakan bahwa acara ini merupakan momen yang penting untuk dikembangkan lagi di berbagai tempat dan sektor. Ia berharap adanya resolusi dan tindakan dalam melaksanakan proses peningkatan hubungan Indonesia dengan Malaysia.
“Harapan kami akan hadir sebuah resolusi yang dapat membuat hubungan Indonesia dan Malaysia semakin kompleks dalam berbagai lapisan, bukan hanya antar pemerintah tetapi juga seluruh sektor lainnya saling berhubungan termasuk ABIM untuk masyarakat,” tutur Mohammad Fazril.
(mpw)
Lihat Juga :