Pembukaan WISH School Bali, Pertahankan Nilai Kearifan Lokal dan Ajak Siswa Berfikir Global
Sabtu, 27 Mei 2023 - 23:13 WIB
loading...
A
A
A
“Dari sinilah saya mendapat inspirasi, Warmadewa tidak cukup hanya memiliki universitas, maka kita perlu berkontribusi dalam rangka bagaimana kita mendidik anak-anak bangsa melalui anak usia dini. Maka saya buat WISH School, yaitu Warmadewa Independet Shining School,” ujar Wisnumurti.
Wisnumurti berharap melalui WISH School, Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali yang menaungi beberapa UPK lainnya, seperti Universitas Warmadewa mampu membangun anak-anak melalui semangat matahari yang dari awal terbit pagi sampai sore.
“Mudah-mudahan kelahiran WISH School ini mampu menjadi salah satu alternatif bagi para orang tua untuk menitipkan anak-anaknya disini, karena kita konsepkan WISH School ini act actually, think globally. Bagaimana anak-anak kita perkenalkan budaya lokal, adat istiadat, karakter, dan nilai-nilai kearifan lokal, tetapi mereka kita juga ajak berfikir global, seperti tantangan 5.0,” tandasnya.
Puspa, Direktur WISH School menambahkan bahwa dengan tagline "Giving the roots & wings", WISH ingin menjadi penyedia layanan pendidikan anak usia dini yang menyeimbangkan antara identitas lokal dan perkembangan global.
Anak-anak menguasai bahasa daerah, mampu menari dan menyanyi lagu tradisional, paham budaya dan tradisi namun pada saat bersamaan memiliki rasa percaya diri untuk berdiri sejajar dengan masyarakat global baik dalam adu potensi maupun berkolaborasi.
Wisnumurti berharap melalui WISH School, Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali yang menaungi beberapa UPK lainnya, seperti Universitas Warmadewa mampu membangun anak-anak melalui semangat matahari yang dari awal terbit pagi sampai sore.
“Mudah-mudahan kelahiran WISH School ini mampu menjadi salah satu alternatif bagi para orang tua untuk menitipkan anak-anaknya disini, karena kita konsepkan WISH School ini act actually, think globally. Bagaimana anak-anak kita perkenalkan budaya lokal, adat istiadat, karakter, dan nilai-nilai kearifan lokal, tetapi mereka kita juga ajak berfikir global, seperti tantangan 5.0,” tandasnya.
Puspa, Direktur WISH School menambahkan bahwa dengan tagline "Giving the roots & wings", WISH ingin menjadi penyedia layanan pendidikan anak usia dini yang menyeimbangkan antara identitas lokal dan perkembangan global.
Anak-anak menguasai bahasa daerah, mampu menari dan menyanyi lagu tradisional, paham budaya dan tradisi namun pada saat bersamaan memiliki rasa percaya diri untuk berdiri sejajar dengan masyarakat global baik dalam adu potensi maupun berkolaborasi.
(mpw)
Lihat Juga :