Kolaborasi Bidang Perpustakaan, Perpusnas Jalin Kerja Sama dengan British Library
Jum'at, 02 Juni 2023 - 10:12 WIB
loading...
A
A
A
“Kami sangat berterima kasih kepada William dan Judith Bollinger sehingga 120 manuskrip berbahasa Jawa di British Library telah didigitalkan. Manuskrip-manuskrip tersebut berasal dari abad ke-18 hingga akhir abad ke-19, dan mencakup berbagai subjek, mulai dari sastra Jawa, sejarah dan tradisi penanggalan hingga teks-teks Islam tentang teologi, hukum dan tasawuf, dan mencakup beberapa jilid yang dilengkapi oleh ilustrasi,” ujar Annabel Teh Gallop.
British Library bekerja sama dengan mitra di Indonesia, khususnya dengan Perpusnas untuk membantu mengembangkan metadata digitalisasi manuskrip Jawa dan mengobservasi semua aspek terhadap pengelolaan manuskrip di British Library.
British Library juga menjamin Masyarakat Pernaskahan Nusantara (MANASSA), dan Digital Repository of Endangered and Affected Manuscripts in Southeast Asia (DREAMSEA) untuk mempromosikan dan melakukan penelitian terhadap manuskrip Jawa yang koleksi BL.
Manuskrip Jawa digital yang terpilih dari British Library juga akan ditransliterasi bekerja sama dengan Yayasan Sastra Lestari (YASRI) dan akan dapat diakses melalui portal perintis sastra Jawa dengan tautan https://www.sastra.org/.
Selain itu Kaperpusnas juga diajak menikmati pameran “Animals: Art, Science and Sound” yang menceritakan kisah global tentang hubungan manusia dengan hewan. Koleksi diambil dari manuskrip asli, publikasi cetak, karya seni, dan rekaman suara dari British Library yang terkenal.
Sorotan potensial dalam pameran tersebut termasuk Micrographia berpengaruh Robert Hooke (1665), gambar lumba-lumba sungai Asia Selatan yang terancam punah dari Baburnama (Mughal India, c. 1590-an), korespondensi antara Charles Darwin dan Alfred Russel Wallace dan piringan hitam Songs of the Humpback Whale oleh Roger Payne (1970).
British Library bekerja sama dengan mitra di Indonesia, khususnya dengan Perpusnas untuk membantu mengembangkan metadata digitalisasi manuskrip Jawa dan mengobservasi semua aspek terhadap pengelolaan manuskrip di British Library.
British Library juga menjamin Masyarakat Pernaskahan Nusantara (MANASSA), dan Digital Repository of Endangered and Affected Manuscripts in Southeast Asia (DREAMSEA) untuk mempromosikan dan melakukan penelitian terhadap manuskrip Jawa yang koleksi BL.
Manuskrip Jawa digital yang terpilih dari British Library juga akan ditransliterasi bekerja sama dengan Yayasan Sastra Lestari (YASRI) dan akan dapat diakses melalui portal perintis sastra Jawa dengan tautan https://www.sastra.org/.
Selain itu Kaperpusnas juga diajak menikmati pameran “Animals: Art, Science and Sound” yang menceritakan kisah global tentang hubungan manusia dengan hewan. Koleksi diambil dari manuskrip asli, publikasi cetak, karya seni, dan rekaman suara dari British Library yang terkenal.
Sorotan potensial dalam pameran tersebut termasuk Micrographia berpengaruh Robert Hooke (1665), gambar lumba-lumba sungai Asia Selatan yang terancam punah dari Baburnama (Mughal India, c. 1590-an), korespondensi antara Charles Darwin dan Alfred Russel Wallace dan piringan hitam Songs of the Humpback Whale oleh Roger Payne (1970).
(nnz)
Lihat Juga :