Nanjing Agricultural University dan IPB Kolaborasi Maksimalkan Smart Agriculture

Senin, 12 Juni 2023 - 21:18 WIB
loading...
Nanjing Agricultural...
IPB University mendapatkan kunjungan dari Nanjing Agricultural University. Foto/Dok/IPB
A A A
JAKARTA - IPB University mendapatkan kunjungan dari Nanjing Agricultural University. Dalam kunjungannya, delegasi Nanjing Agricultural University ingin mendiskusikan tindak lanjut kerja sama yang akan dilakukan dengan IPB University.

Delegasi diterima oleh para wakil rektor, dekan fakultas dan Direktur Konektivitas Global IPB University di Ruang Sidang Rektor, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jumat (9/6/2023).

Delegasi dari Nanjing Agricultural University yang hadir antara lain Prof Ding Yanfeng (Vice President), Prof Zhang Jiaoping (Director of Academic Affairs Office), Assoc Jiang Ailiang, (Dean The Academy of Science), Prof Han Jiqin (Dean of College of International Education), Mr Xia Lei (Liaison Officer of International Relations).

Baca juga: 7 Jurusan Kuliah Favorit Paling Diminati Calon Mahasiswa, Bisa Jadi Referensi

Prof Iskandar Z Siregar, Wakil Rektor IPB University bidang Konektivitas Global, Kerjasama dan Alumni menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan delegasi dari salah satu universitas terbaik dunia itu.

“Saat ini merupakan momen untuk kembali memperkuat kerja sama kedua universitas setelah beberapa kurun waktu terhenti akibat COVID-19,” ucapnya dalam keterangan pers, Senin (12/6/2023).

Dalam kunjungan Nanjing Agricultural University kali ini, Prof Iskandar mengulas tentang kemungkinan kerja sama yang bisa dilakukan, di antaranya terkait smart agriculture terutama untuk padi serta perubahan iklim yang merupakan agenda global.

Baca juga: Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 Dibuka Hari Ini, Cek Ketentuan LoA

“IPB University dan Nanjing Agricultural University memiliki banyak kemiripan dari sisi keilmuan dan juga merupakan bagian dari member konsorsium Asia Hub," terangnya.

Selain itu, Dr Ahmad Junaedi, peneliti IPB University dari Fakultas Pertanian mengungkap gambaran produktivitas padi di Indonesia yang menurutnya sangat memerlukan implementasi smart agriculture agar produktivitasnya meningkat.

Hal tersebut diperkuat oleh Prof Ernan Rustiadi, Wakil Rektor IPB University bidang Riset, Inovasi dan Pengembangan Agromaritim yang menyampaikan beberapa persoalan komoditas padi yang rata-rata produksinya berpusat di pulau Jawa.

“Persoalannya adalah saat ini Jawa memiliki populasi tinggi, sehingga berdampak pada konversi lahan yang tinggi. Upaya pemerintah untuk memperluas produksi beras pun masih belum banyak berhasil,” ujarnya.

Dr Eva Anggraini, Direktur Konektivitas Global IPB University menyampaikan, visitasi dari Nanjing Agricultural University ini dalam rangka mengembangkan kerja sama, terutama fokus pada rice technology dan peningkatan produksi beras.

“Kita ingin ada suatu model teknologi yang bisa diterapkan di petani. Tidak hanya kerja sama dalam bidang penelitian, tetapi juga dalam pendidikan,” sebutnya.

Dengan begitu, kata Dr Eva, area kolaborasi nantinya bisa dikembangkan untuk pertukaran pelajar dan kegiatan lainnya seperti summer course.

“IPB University juga sudah menjadi member dari konsorsium Asia Hub, sebuah konsorsium yang dibangun oleh Michigan State University dengan Nanjing Agricultural University. Kita ingin memperkuat konsorsium Asia Hub ini,” pungkasnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
SMA Unggulan Garuda...
SMA Unggulan Garuda Tembus 6.738 Pendaftar, Siswa Bidik Kampus Top Dunia
Cerita Kalya, Siswi...
Cerita Kalya, Siswi Binus School Serpong yang Berhasil Diterima 7 Kampus Top Dunia
Distribusi MBG Dinilai...
Distribusi MBG Dinilai Bermasalah, Pakar IPB Tawarkan Solusi Berbasis KIP dan KIS
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Selain Daun Pepaya dan...
Selain Daun Pepaya dan Nanas, Ini Bahan Alami Lain untuk Mengempukkan Daging Kurban
Rekomendasi
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Berita Terkini
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Daftar 4 PTS yang Tembus...
Daftar 4 PTS yang Tembus QS World University Rankings 2027, Ada Kampusmu?
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved