Jawab Kebutuhan Pasar Kerja di Era Digital, UPNVJ Buka Prodi Sains Informasi
Senin, 12 Juni 2023 - 23:30 WIB
loading...
Program Studi Sains Informasi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) menjadi salah satu program studi satu-satunya di Indonesia. Foto/Dok/UPNVJ
A
A
A
JAKARTA - Kehadiran Program Studi Sains Informasi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) menjadi salah satu program studi satu-satunya di Indonesia.
Jurusan ini didirikan untuk menjawab kebutuhan pasar tenaga kerja di era Digital dan berorientasi penggunaan teknologi informasi 4.0 serta mengkaji sosio-teknologi di multibidang khususnya bidang informasi.
Baca juga: 7 Jurusan Kuliah Favorit Paling Diminati Calon Mahasiswa, Bisa Jadi Referensi
Dosen S1 Program Studi Sains Informasi UPNVJ Dr. Radita Gora Tayibnapis, MM mengatakan, keberadaan ilmu informasi kerap kali dinilai identik dengan kajian Teknik informatika atau sistem informasi yang sudah begitu lama menggeliat di dalam perguruan tinggi negeri maupun swasta.
"Tak sedikit ilmu informasi yang identik dengan ilmu perpustakaan dan melahirkan pustkawan-pustkawan baru dari institusi Pendidikan," kata Dr. Radita Gora Tayibnapis dalam keterangan pers, Senin (12/6/2023).
Hal ini tentu dinilai tidak cukup mengingat perkembangan digital dan munculnya profesi-profesi baru di industri seperti di Startup atau industri pada umumnya yang menuntut keahlian-keahlian baru dengan teknologi yang bisa berkontribusi bagi kebutuhan industri penghasil produk ataupun jasa saat ini.
Jurusan ini didirikan untuk menjawab kebutuhan pasar tenaga kerja di era Digital dan berorientasi penggunaan teknologi informasi 4.0 serta mengkaji sosio-teknologi di multibidang khususnya bidang informasi.
Baca juga: 7 Jurusan Kuliah Favorit Paling Diminati Calon Mahasiswa, Bisa Jadi Referensi
Dosen S1 Program Studi Sains Informasi UPNVJ Dr. Radita Gora Tayibnapis, MM mengatakan, keberadaan ilmu informasi kerap kali dinilai identik dengan kajian Teknik informatika atau sistem informasi yang sudah begitu lama menggeliat di dalam perguruan tinggi negeri maupun swasta.
"Tak sedikit ilmu informasi yang identik dengan ilmu perpustakaan dan melahirkan pustkawan-pustkawan baru dari institusi Pendidikan," kata Dr. Radita Gora Tayibnapis dalam keterangan pers, Senin (12/6/2023).
Hal ini tentu dinilai tidak cukup mengingat perkembangan digital dan munculnya profesi-profesi baru di industri seperti di Startup atau industri pada umumnya yang menuntut keahlian-keahlian baru dengan teknologi yang bisa berkontribusi bagi kebutuhan industri penghasil produk ataupun jasa saat ini.
Lihat Juga :