Kisah Uut, Anak Buruh Tani Lulus Cum Laude di UNY dan Bercita-cita Menjadi Guru
Rabu, 14 Juni 2023 - 10:24 WIB
loading...
A
A
A
"Bagaimanapun latar belakang kita, saya percaya pendidikan adalah sebuah hak. Tidak ada halangan untuk siapapun memperoleh pendidikan yang tinggi asal berusaha dan teguh dengan keyakinan," tuturnya.
Uut sudah tahu ingin menjadi apa saat dewasa nanti, yaitu ingin menjadi guru. Menurutnya, menjadi guru memberikan dia kepuasan tersendiri untuk mengantarkan anak didik ke gerbang kesuksesan.
Baca juga: Cegah Pemalsuan, Unnes Gunakan Tanda Tangan Elektronik agar Ijazah Otentik
Saat lulus dari SMP tahun 2016 Uut mendapat Nilai Ebtanas Murni (NEM) yang cukup tinggi dan diterima di SMAN 2 Wonosari. Pada saat duduk di bangku SMA inilah cibiran mulai menimpanya.
Meski dipandang rendah oleh warga namun Uut berhasil lulus SMA dan bahkan menjadi siswa eligible untuk mendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), kini bernama SNBP.
Uut memilih 2 program studi dari UNY, pilihan pertama Pendidikan Ekonomi dan pilihan kedua Pendidikan Geografi.
Pilihan program studinya yang dia minati dan prospek ke depannya bisa mewujudkan mimpinya untuk menjadi guru, dan Uut diterima pada prodi Pendidikan Ekonomi.
“Namun saat itu saya hampir menyerah karena memikirkan biaya kuliah yang sangat besar. Apalagi saat itu bapak saya sudah tidak bekerja lagi karena pada saat saya kelas X beliau mengalami kecelakaan yang mengakibatkan kaki kirinya tidak dapat digunakan untuk berjalan," ungkapnya.
Dia pun berkonsultasi dengan guru BK dan disarankan mendaftar beasiswa Bidikmisi. Sembari menunggu awal masuk perkuliahan, Uut bergabung di suatu usaha yaitu pembuatan buket bunga sebagai staf di bagian produksi dan bertahan selama 5 bulan.
Mengejar Cita Menjadi Guru
Uut sudah tahu ingin menjadi apa saat dewasa nanti, yaitu ingin menjadi guru. Menurutnya, menjadi guru memberikan dia kepuasan tersendiri untuk mengantarkan anak didik ke gerbang kesuksesan.
Baca juga: Cegah Pemalsuan, Unnes Gunakan Tanda Tangan Elektronik agar Ijazah Otentik
Saat lulus dari SMP tahun 2016 Uut mendapat Nilai Ebtanas Murni (NEM) yang cukup tinggi dan diterima di SMAN 2 Wonosari. Pada saat duduk di bangku SMA inilah cibiran mulai menimpanya.
Meski dipandang rendah oleh warga namun Uut berhasil lulus SMA dan bahkan menjadi siswa eligible untuk mendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), kini bernama SNBP.
Uut memilih 2 program studi dari UNY, pilihan pertama Pendidikan Ekonomi dan pilihan kedua Pendidikan Geografi.
Pilihan program studinya yang dia minati dan prospek ke depannya bisa mewujudkan mimpinya untuk menjadi guru, dan Uut diterima pada prodi Pendidikan Ekonomi.
“Namun saat itu saya hampir menyerah karena memikirkan biaya kuliah yang sangat besar. Apalagi saat itu bapak saya sudah tidak bekerja lagi karena pada saat saya kelas X beliau mengalami kecelakaan yang mengakibatkan kaki kirinya tidak dapat digunakan untuk berjalan," ungkapnya.
Raih Beasiswa Bidikmisi
Dia pun berkonsultasi dengan guru BK dan disarankan mendaftar beasiswa Bidikmisi. Sembari menunggu awal masuk perkuliahan, Uut bergabung di suatu usaha yaitu pembuatan buket bunga sebagai staf di bagian produksi dan bertahan selama 5 bulan.
Lihat Juga :