Pertukaran Budaya Indonesia-Qatar, Ditjen Kebudayaan Gelar Culinary Journey
Jum'at, 07 Juli 2023 - 12:23 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat Kemendikbudristek Sjamsul Hadi mengatakan, program ini diselenggarakan sebagai ajang pengenalan filosofi budaya, norma, dan kebiasaan masyarakat yang diwariskan dalam makanan, selain dari bahan-bahan utama dan cara memasaknya.
Menurutnya, keragaman kuliner dapat berperan sebagai media paling cair untuk memperkenalkan aneka budaya, adat istiadat, hingga nilai-nilai masyarakat agar mudah dipahami oleh bangsa lain.
Lanjutnya, kegiatan itu perdana dilaksanakan, terlebih mempertemukan Hassan Abdullah Alibrahim “The Captain Chef” dari Qatar yang telah menjelajahi masakan restoran dan kaki lima di 175 kota di dunia.
Chef Hassan bersama Noof Al Marri, Chef ternama Qatar dengan spesialisasi masakan lokal Timur Tengah saling bertukar ide dan mengenal masakan tradisional Papua dengan Charles Toto, Chef Indonesia yang giat melestarikan masakan tradisional Papua.
Baca juga: 6 Cara Ampuh Meningkatkan Motivasi Belajar Anak, Beri Reward Hadiah
Chef Hassan dipandu oleh Chef Charles Toto mengunjungi sebuah desa yang terletak di perbatasan antara Papua dan Papua Nugini, Skouw Sae, di mana penduduk di sana masih merawat kearifan lokal dengan merawat makanan khas mereka, Sagu.
Di sini, Chef Hassan ikut memanen sagu, memproses, hingga mencicipi hidangan sagu yang disiapkan menggunakan cara tradisional Bakar Batu, tradisi penting di Papua berupa ritual memasak bersama-sama warga satu kampung.
Menurutnya, keragaman kuliner dapat berperan sebagai media paling cair untuk memperkenalkan aneka budaya, adat istiadat, hingga nilai-nilai masyarakat agar mudah dipahami oleh bangsa lain.
Lanjutnya, kegiatan itu perdana dilaksanakan, terlebih mempertemukan Hassan Abdullah Alibrahim “The Captain Chef” dari Qatar yang telah menjelajahi masakan restoran dan kaki lima di 175 kota di dunia.
Chef Hassan bersama Noof Al Marri, Chef ternama Qatar dengan spesialisasi masakan lokal Timur Tengah saling bertukar ide dan mengenal masakan tradisional Papua dengan Charles Toto, Chef Indonesia yang giat melestarikan masakan tradisional Papua.
Baca juga: 6 Cara Ampuh Meningkatkan Motivasi Belajar Anak, Beri Reward Hadiah
Chef Hassan dipandu oleh Chef Charles Toto mengunjungi sebuah desa yang terletak di perbatasan antara Papua dan Papua Nugini, Skouw Sae, di mana penduduk di sana masih merawat kearifan lokal dengan merawat makanan khas mereka, Sagu.
Di sini, Chef Hassan ikut memanen sagu, memproses, hingga mencicipi hidangan sagu yang disiapkan menggunakan cara tradisional Bakar Batu, tradisi penting di Papua berupa ritual memasak bersama-sama warga satu kampung.
Lihat Juga :